Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.
Yesus pernah melalui semua kondisi kita (direndahkan, dikecewakan, disalahpahami, dianggap gila, ditolak, hampir dilempari batu, disamakan dengan pezinah dsb). Jadi, DIA tahu bagaimana menguatkan dan menolong kita.

