Allah menentukan Waktu Yang Tepat Untuk Segala Sesuatu

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 16 Januari 2022 – Oleh Pdm. Rawuh Widodo

Allah kita adalah Allah yang setia. Saat Tuhan berjanji, Dia tidak pernah ingkari dan Dia tidak pernah lalai terhadap janji-Nya. Mungkin ada janji Tuhan yang belum tergenapi dalam hidup kita, namun percayalah, bagi Tuhan tidak sukar untuk menggenapinya. Kalau kita pegang firman Tuhan, kita akan melihat penggenapannya. Memang waktunya tidak seperti yang kita inginkan, tapi waktu Tuhan yang terbaik. Segala sesuatu dalam kehidupan kita ada dalam penentuan Allah. Kalau kita tinggal dalam penentuan Allah, kita akan melihat penyertaan Allah. Dia topang hidup kita sampai janji itu digenapi dalam hidup kita.

Allah Yang Perbesar Kapasitas

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 9 Januari 2022 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Di dalam nama Yesus ada kuasa. Kitab Kidung Agung melukiskan kisah cinta antara Yesus dengan gereja. Kidung Agung 1:3, “harum bau minyakmu, bagaikan minyak yang tercurah namamu, oleh sebab itu gadis-gadis cinta kepadamu!” ini adalah pengakuan mempelai wanita (Sulamit). Nama mempelai pria (Yesus) seperti minyak urapan. Yesaya 10:27 [KJV], ... and the yoke shall be destroyed because of the anointing”, kuk (beban) kita akan dihancurkan karena urapan. Ketika kita letih lesu dan kehilangan gairah, sebut nama Yesus dengan iman, itu bagai minyak urapan yang tercurah. Roma 10, “barangsiapa berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan”.

Yesus adalah Allah penentu.

Porsi Terindah

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 19 Desember 2021 Oleh Pdp. Joice Moonik

Kejadian 32:28 - Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel  sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”

Jika kita berada dalam kondisi seperti Yakub yang sedang bergumul, kita bisa memilih untuk tetap bertahan atau menyerang. Kalau kita mau ‘main aman’ kita akan memilih bertahan. Tapi ketika kita mulai merasa ditindas, kita pasti akan menyerang dan target utama yang akan kita capai dalam kondisi seperti ini adalah menang. Apa yang sebenarnya menjadi ketakutan terbesar dalam hidup kita? Ketakutan terbesar sebenarnya kalau kita tidak mendapatkan porsi yang harus kita terima. Tuhan tahu bagian-bagian apa yang harus Dia berikan untuk kita. Kita bisa meminta kepada Tuhan bagian-bagian yang menjadi janji Tuhan untuk terjadi dalam kehidupan kita.

Bicara bagian/porsi, ...

Response + Ability

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Ibadah Sulung III, 2 Januari 2022 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tidak ada yang bisa memisahkan kita dari kasih Kristus. Ketika kita di dalam dunia, bahkan dalam kelemahan dan keterbatasan kita, kasih Tuhan tetap adalah kasih yang menyelamatkan.

Yunus gagal taat, namun kasih Allah tetap hampirinya. Yunus tiga hari berada di perut ikan, di sana ia tidak hancur karena tangan Tuhan tetap menopang hidupnya, Tuhan masih punya rencana penyelamatan. Markus 6:45. Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk lebih dulu menyeberang ke Betsaida. Di tengah lautan mereka ditimpa badai, mereka harus melewati gelombang, mereka berpikir mereka harus bertanggung jawab, tapi seperti ditinggalkan sendirian. Yesus berjalan di atas badai itu dan Ia hampiri murid-murid-Nya. Markus 6:50 - Tetapi segera Ia berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Peristiwa ini ditulis di Injil Matius, Markus dan Yohanes. Yohanes 6:21. Seketika itu juga bukan hanya badainya reda, mereka sampai ke pantai yang mereka tujui, padahal mereka sedang dua tiga mil di tengah danau (ayat 19). Ketika kita sadar tidak ada dapat memisahkan kita dari kasih Kristus, apakah kita berkehendak, mengijinkan Yesus masuk dalam perahu hidup kita? Dia adalah Allah atas ruang dan waktu. 

Menang Atas Pergumulan Hidup

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 12 Desember 2021 Oleh Pdp. Santy Lamba

Kejadian 32:24-28 - [32:24] Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.... [32:27] Bertanyalah orang itu kepadanya: "Siapakah namamu?" Sahutnya: "Yakub." [32:28] Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."

Bagaimana menerima porsi dalam rencana Allah? Bicara tentang rencana Allah dalam hidup manusia, rencana Allah dari awal sampai akhir tidak pernah gagal. Dia tidak pernah gagal dalam rancangan, rencana-Nya untuk umat manusia. Tetapi manusia yang menerima bagian dalam rencana Allah ini mengalami banyak pergumulan/proses kehidupan. Bahkan banyak kali kita berjalan tidak seirama dengan rancangan Allah, sehingga kita kadang jauh dari rancangan Allah. Contoh: