Aman Di Bawah Naungan Kasih-Nya

Written by Lois.

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; text-align:center; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 27 November 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Yohanes 17:17 - Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Ini bagian dari doa Yesus ketika Yesus berdoa untuk kita. Firman Allah adalah kebenaran. Kebenaran = alethea (bahasa Yunani), kebenaran Allah, kebenaran yang hakiki. Kabar baiknya, Tuhan sendiri yang berdoa kepada Bapa, kuduskanlah mereka. Ketika mendengar firman dikuduskan oleh firman dan firman itu adalah kebenaran.

Siapa Yang Jadi Penguasa Hidup Kita?

Written by Lois.

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:SimSun; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 20 November 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Matius 14:13-20, sebelum menghadapi badai, Yesus memberi makan supaya mereka kuat menghadapi badai. Ketika kita beribadah, Dia sedang memberi lekhem (diberi makan). Dari kata lekhem turunannya lakhem = fight, berperang, Mazmur 23:5 - Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Bukan berarti saat Yesus jadi Gembala tidak ada musuh, Tuhan yang ijinkan musuh itu ada di hadapan kita. Kabar baiknya Tuhan sediakan hidangan.

Kuasa Yang Melampaui Kemampuan Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 6 November 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Karena dosa, semua keturunan Adam tidak bisa menikmati kemuliaan Allah secara utuh. Namun, ketika Kristus menebus dosa, Dia menebus secara lengkap. Dia tebus roh kita, kita memiliki kepastian sesudah hidup di dunia. Dia juga tebus jiwa kita, Dia berikan damai sejahera, sukacita, hikmat, dan kecakapan. Dia tebus tubuh kita dan memberikan kesehatan, kekuatan, serta menopang. Orang benar bisa jatuh tetapi tidak tergeletak.

Efesus 3:20, “Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,” Kuasa Tuhan sudah bekerja di dalam kita. Hanya saja, apakah kita menyadarinya?

Percaya dan Terima

Written by Lois.

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 13 November 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.  Allah mengasihi maka Allah memberi/mengaruniakan. Mengaruniakan artinya kita tidak layak tetapi kita dianugerahi. Permasalahannya tidak banyak yang percaya. Ketika karunia-Nya begitu besar, seringkali manusia malah meragukan. Tidak percaya dan akhirnya tidak menerima.

Bersyukur Karena Pemeliharaan-Nya

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Ibadah Thanksgiving (Minggu pagi), 30 Oktober 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tuhan lebih tahu apa yang kita perlu daripada diri kita sendiri. Bersyukur karena Dia pelihara kita. Yesaya 40:11 - Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati. Kita adalah domba peliharaan-Nya Tuhan. Tuhan yang menghimpun kita dengan tangan-Nya. Tangan yang menciptakan langit dan bumi, yang membentuk manusia dari debu tanah. Tangan yang rela untuk dipaku menjadi bukti kasih-Nya bagi kita. Gembala Agung kita, Dia himpunkan dengan tangan-Nya, Dia perhatikan dari yang paling muda sampai dewasa, sampai kita menggenapi janji Allah. Percaya dan berserah kepada-Nya, itu cara bersyukur kepada-Nya