Mempergunakan Waktu Dengan Bijak

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 21 Desember 2025 Oleh Pdt. Bambang Tri Susilo

Mempergunakan waktu dengan bijak: mempergunakan momentum yang Tuhan sudah berikan dalam kehidupan kita. Di gereja-gereja mainstream saat ini adalah masa Raya Advent (menanti kelahiran Sang Mesias). Ada tokoh-tokoh yang selalu disampaikan untuk menjadi bahan perenungan untuk jemaat, sehingga mereka menjadi pribadi-pribadi yang kuat, yang senantiasa bisa mengingat bahwa momen Natal bukan hanya momen yang diceritakan sebagai mitos, tapi momen yang disampaikan sebagai fakta-fakta sejarah iman Kristen. Iman Kristen itu bukan hanya dibangun atas dasar cerita-cerita orang-orang tua, tapi juga atas dasar fakta-fakta sejarah.

Ada dua tokoh yang selalu direnungkan di masa Advent yaitu Yusuf dan Maria.

Jangan Kehilangan Momentum

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Siang, 7 Desember 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Kejadian 5:28-29 - [5:28] Setelah Lamekh hidup seratus delapan puluh dua tahun, ia memperanakkan seorang anak laki-laki, [5:29] dan memberi nama Nuh kepadanya, katanya: "Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang telah terkutuk oleh TUHAN." Ketika Nuh lahir, Lamekh orangtuanya sedang susah payah, masih harus kerjakan tanggung jawab. Kalau Tuhan masih pimpin kita saat ini, Tuhan masih punya rencana. Tuhan selalu bertanggung jawab atas hidup kita. Kejadian 6:9, .... 

Seirama Dengan Pencipta Yang Setia

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 23 November 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Galatia 6:9. Ketika kita lakukan yang baik, kadang buahnya tidak langsung. Tapi jangan bosan lakukan yang baik, jangan bosan beriman. Iman bukan hanya dikerjakan kalau di gereja, iman harus nyata dimana pun kita berada, harus gunakan iman yang sama. Ketika kita berbuat baik karena kita beriman, tetap akan ada tuaian. Ada satu pribadi yang “sempat hampir lelah beriman”. Kejadian 15:1 - Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: "Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar." Kadang kala kita mulai berpikir saya sudah beriman, sudah lakukan yang baik, tapi kenapa tuaian belum muncul?

Diciptakan Untuk Sebuah Tujuan Mulia

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Siang, 30 November 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Mazmur 8:4-7 - Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:

Ada langit buatan jari Tuhan, bulan, bintang-bintang buatan tangan Tuhan, tapi kita lebih berharga dari semua itu. Manusia ketika diciptakan mulia malah melanggar aturan penciptanya, berdosa. Tapi Tuhan tetap mengindahkan manusia. Tuhan buat manusia hampir sama seperti penciptanya. Tuhan buat manusia berkuasa atas buatan tangan Tuhan. Setiap manusia Tuhan ciptakan tidak kebetulan, ....

Tetaplah Berbuat Baik, Allah Yang Beri Kekuatan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 16 November 2025 Oleh Pdp. Peterus Rediwan S.

1 Petrus 2:11-17 - [2:11] Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa. [2:12] Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka. [2:13] Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi, [2:14] maupun kepada wali-wali yang diutusnya untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat dan menghormati orang-orang yang berbuat baik. [2:15] Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh. [2:16] Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah. [2:17] Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!