Sedang Dehidrasi?

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 15 Juni 2025 oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika seseorang dehidrasi maka ada banyak hal bisa terjadi. Ketika tubuh sedang dehidrasi dan minum air laut--mengandung garam yang justru mengikat-- akan membuat tubuh makin dehidrasi. Jadi jangan coba diisi dengan yang lain, harus dengan air sejati/murni, tubuh kita 70% terdiri dari cairan. Darah bisa mengalirkan oksigen ke seluruh anggota tubuh karena darah perlu air. Sehingga saat dehidrasi tubuh menjadi kering, bahkan yang lebih parah bisa berhalusinasi. Jangan remehkan minum air.

Dehidrasi bukan hanya secara jasmani, ada juga dehidrasi rohani ....

Baptisan Roh Kudus Adalah Kepastian

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu sore, 8 Juni 2025 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Lukas 24:49 - Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi." Yesus adalah pembaptis Roh Kudus. Roh Kudus adalah janji Bapa. Roh Kudus bukan hanya sekadar kuasa, hubungkan dengan Yohanes 14:16, Roh Kudus adalah satu pribadi Penolong yang lain yang menyertai selama-lamanya. Yang menyertai kita Singa dari Yehuda. Ayat 17 Dia adalah Roh Kebenaran. Ketika kita bicara kepenuhan Roh Kudus, bukan seperti kesurupan. Ketika kita ijinkan benar-benar manunggal, Roh Allah tinggal dalam hidup kita, Roh Penolong itu benar-benar menyertai dan tinggal dalam hidup kita.

Memohon "Qarah" - Kebetulan Ilahi

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 25 Mei 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Pengkhotbah 1:1 - Inilah perkataan Pengkhotbah, anak Daud, raja di Yerusalem. Ini bicara tentang Salomo. Ditulis dari statusnya, dari semua yang dicapainya di bawah matahari--sangat berhasil, kaya, terkenal, penuh hikmat, tapi ayat 2 mengatakan Kesia-siaan belaka, kata Pengkhotbah, kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia. Ketika fokus kita hanya kepada semua yang di dalam dunia, semua sia-sia. Semua yang di dunia kelihatannya bisa mengangkat kita, tapi di titik yang sama dia menjatuhkan. Kalau berharap kepada semua yang di dalam dunia, kalau hanya sekadar yang dikejar itu yang di bawah matahari, semakin tinggi semakin banyak yang menggerogoti. Pengkhotbah 2:11. Raja Salomo mencapai kekayaan, mencapai hikmat, populer, sukses, tapi dia berkata semua seperti usaha menjaring angin, tidak menguntungkan. Bandingkan dengan Kidung Agung 1:1 - Kidung agung dari Salomo.

Ambil Bagian Dari Tubuh-Nya

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 1 Juni 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Daud sebelum menjadi raja--sebetulnya dia sudah diurapi menjadi raja--yang terjadi dia malah dibenci oleh mertuanya sendiri, bahkan mertuanya berusaha untuk membunuhnya. Daud tidak membalas, dia lebih memilih untuk lari menghindar bersama pengikutnya. Saat itu Daud kelaparan. Ketika kita ada di dalam kehendak Tuhan, bukan berarti semuanya beres. Peristiwa kebetulan ilahi Lukas 6:3-4. Daud ketika sampai di kota Nod, dia sedang kelaparan dan imam Ahimelekh memberikan roti sajian di Bait Allah--yang tidak boleh dimakan sembarang orang. Kadang kita mulai berpikir itu kebetulan. Hubungkan dengan peristiwa ketika Yesus memberikan roti kepada murid-murid-Nya. Matius 26:26-28 - Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku." .... Sama seperti Daud menerima roti sajian dari imam kelihatannya kebetulan karena Daud dan pengikutnya sedang lapar dan dia tidak punya makanan dan imam Ahimelekh memberikan roti sajian.

Waktu-Nya Yang Terbaik

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 18 Mei 2025 Oleh Pdt. Henny M. Assa

Pekerjaan-Nya runtut dan rapi. Kejadian 1:3-31 mengisahkan bagaimana Tuhan menciptakan langit bumi dan seisinya. Ayat 31 - Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Allah melihat semuanya sungguh amat baik, artinya sempurna. Kalau melihat dari perspektif manusia sepertinya Tuhan salah, tidak runtut. Seperti di hari ketiga Tuhan ciptakan tumbuhan, hari keempat matahari, bulan dan bintang. Kalau secara ilmu pengetahuan ini terbalik dan tidak runtut, hari keempat harusnya yang ketiga karena tumbuhan memerlukan matahari untuk berfotosintesis. Tapi kalau Tuhan ciptakan, ini sempurna, runtut dan rapi, waktu-Nya tepat.