Porsi Terindah

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 19 Desember 2021 Oleh Pdp. Joice Moonik

Kejadian 32:28 - Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel  sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”

Jika kita berada dalam kondisi seperti Yakub yang sedang bergumul, kita bisa memilih untuk tetap bertahan atau menyerang. Kalau kita mau ‘main aman’ kita akan memilih bertahan. Tapi ketika kita mulai merasa ditindas, kita pasti akan menyerang dan target utama yang akan kita capai dalam kondisi seperti ini adalah menang. Apa yang sebenarnya menjadi ketakutan terbesar dalam hidup kita? Ketakutan terbesar sebenarnya kalau kita tidak mendapatkan porsi yang harus kita terima. Tuhan tahu bagian-bagian apa yang harus Dia berikan untuk kita. Kita bisa meminta kepada Tuhan bagian-bagian yang menjadi janji Tuhan untuk terjadi dalam kehidupan kita.

Bicara bagian/porsi, ...

Menang Atas Pergumulan Hidup

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 12 Desember 2021 Oleh Pdp. Santy Lamba

Kejadian 32:24-28 - [32:24] Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.... [32:27] Bertanyalah orang itu kepadanya: "Siapakah namamu?" Sahutnya: "Yakub." [32:28] Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."

Bagaimana menerima porsi dalam rencana Allah? Bicara tentang rencana Allah dalam hidup manusia, rencana Allah dari awal sampai akhir tidak pernah gagal. Dia tidak pernah gagal dalam rancangan, rencana-Nya untuk umat manusia. Tetapi manusia yang menerima bagian dalam rencana Allah ini mengalami banyak pergumulan/proses kehidupan. Bahkan banyak kali kita berjalan tidak seirama dengan rancangan Allah, sehingga kita kadang jauh dari rancangan Allah. Contoh:

Jamuan Tuhan Bagi Umat-Nya

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 28 November 2021 Oleh Pdt. Nelson Tamba

Ketika Tuhan menjamu kita, seluruh kebutuhan kita ada di meja jamuan itu. Apa yang kita butuhkan ada di situ. Kejadian 27:28 - Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit dan tanah-tanah gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah. Ini adalah perkataan berkat dari Ishak kepada Yakub. Orang mungkin berkata Yakub adalah seorang penipu, tapi apakah Yakub seorang penipu sehingga ia mendapatkan berkat yang terbaik ini. Apa sebenarnya latar belakangnya?

Menerima Porsi Dalam Rencana Allah (Maria)

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 5 Desember 2021 Oleh Pdt. Andrew M. Assa 

Kekristenan bukan masalah seberapa engkau didapati saleh, seberapa lebih baik dari orang lain. Kekristenan adalah bicara ketika kita percaya firman, firman membuat kita jadi ciptaan baru, manusia baru. Ketika kita lebih meresponi firman Allah, firman mengubah karakter alamiah kita. Semua yang diulang-ulang lama-lama menjadi kebiasaan. Kalau kebiasaan itu diteruskan, lama-lama menjadi karakter kita. Dan kalau karakter itu kita jalani dalam kasih karunia Allah, itu menentukan destiny (nasib) kita. Jadi kekristen itu adalah ketika kita mengijinkan Allah membuat kita menjadi manusia baru.

Mengikut Yesus, Menyangkal Diri, Memikul Salib

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 21 November 2021 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika kita sedang dibentuk firman-Nya, justru keuntungan lebih banyak kepada kita. Ketika kita bisa seirama dengan Tuhan, itulah yang menyenangkan Tuhan. Ketika kita satu frekuensi dengan Tuhan, apa yang Dia miliki, apa yang menjadi kesanggupan Allah, itu akan menjadi bagian kita. Nikmati saja gandum dan anggur sejati—Yesus.

Matius 16:21-25 - ... Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.... LAI memberikan judul perikop ini “Syarat-syarat mengikut Yesus”. Berapa banyak kali kita punya sebuah konsep, ketika saya mengikut Yesus, menyangkal diri, dan memikul salib, sepertinya ada konsep yang kita buat. Konsep kita berbeda dengan konsep Allah.