Di Mana Ada Visi Di Situ Ada Provisi

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 8 Januari 2023 oleh Pdt. Andrew M. Assa

Chazon adalah visi (penglihatan). Yesaya 1:1, “Penglihatan yang telah dilihat Yesaya bin Amos tentang Yehuda dan Yerusalem dalam zaman Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia, raja-raja Yehuda.” Penglihatan menggunakan kata chazon, yang merupakan kata benda. Sedangkan chazah adalah kata kerjanya: melihat, menyediakan.

Tuhan ingin setiap kita terima penglihatan saat kita melihat Dia. Chazah juga punya pengertian menyediakan. Saat kita melihat (Tuhan), ada penyediaan. Ketika kita dapat melihat rencana Allah, melihat kekayaan firman Allah, ada penyediaan yang Tuhan sediakan. Where There Is Vision, There Is Provision.

Penguasa Yang Menyertai Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Ibadah Sulung, 1 Januari 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tahun 2023 kita tidak berjalan sendiri, ada Penguasa yang menyertai kita. Yesaya 40:27 - ... "Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?" Sering kali kita mengeluh seperti ayat ini, ingat, kita punya Allah yang menyertai kita, Penguasa yang berbeda dengan penguasa yang di dunia.

Peristiwa Yesus membagi lima roti dan dua ikan kecil ditulis di keempat Injil, berarti itu penting. Namun, Injil Yohanes satu-satunya yang menuliskan berkenaan dengan Paskah. Yohanes 6:4 - Dan Paskah, hari raya orang Yahudi, sudah dekat. Kenapa Yohanes menuliskan tentang Paskah? Sejak dari pasal 1 Injil Yohanes, Yohanes terfokus pada anak domba Paskah. Menghadapi tahun 2023, apa yang menjadi fokus kita?

Dilimpahi Untuk Kemuliaan-Nya

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 11 Desember 2022 Oleh Pdt. Peterus Rediwan

Efesus 3:18-21 - [3:18] Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, [3:19] dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. [3:20] Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, [3:21] bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.

Ayat  ini bicara tentang doa Paulus untuk jemaat di Efesus. Yang didoakan Paulus adalah supaya jemaat yang ada di Efesus bisa memahami dan mengenal kasih Tuhan. Aku berdoa punya pengertian  aku mau engkau diberikan kuasa, kekuatan untuk bisa mengenal, memahami, merasakan kasih Tuhan. Kenapa Paulus berdoa supaya kita diberi kekuatan?

Bagi Kemuliaan Tuhan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 18 Desember 2022 Oleh Pdt. Nelson Tamba

Efesus 3:21 - bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.

Efesus 3:14-21 adalah doa Paulus. Ada banyak hal yang Tuhan perbuat kepada jemaat Efesus supaya mereka bisa mengerti tentang kekayaan kemuliaan Allah, betapa dalam, panjang dan lebar kasih Allah kepada mereka, betapa banyak yang telah Tuhan perbuat bagi mereka, Allah memperlengkapi mereka dengan pengenalan-pengenalan kepada Tuhan. Namun, dibalik semua yang telah Tuhan perbuat bagi mereka, ternyata supaya jemaat bisa memakai itu untuk kemuliaan nama Tuhan. Paulus berkata biar segala yang telah kamu nikmati, miliki, dan alami dari Tuhan, kamu gunakan itu bagi kemuliaan Allah. Apapun yang saya lakukan tujuannya untuk menyenangkan hati Tuhan. Kalau tokh Tuhan membentuk diri saya di luar kemampuan saya, di luar akal saya, kalau itu untuk memuliakan Tuhan, saya akan berkata, terserah Tuhan. Apapun yang saya lakukan dan alami kalau itu untuk memuliakan Tuhan dan Tuhan disenangkan, ya Tuhan lakukan, saya siap.

PANGGIL DIA: GRACE

Written by Lois.

Ringkasan khotbah Minggu sore, 4 Desember 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Efesus 3:21 - bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin. Kuasa yang besar itu tinggal dalam hidup kita. Ketika Tuhan kerjakan kuasa-Nya yang besar untuk kemuliaan Tuhan, bukan untuk kita. Syaratnya:

1. Ijinkanlah Tuhan bekerja di dalam kita.

2. Ijinkan Tuhan bekerja melalui kita.

3. Ikuti jalan Tuhan walaupun kadang tidak sesuai dengan keinginan kita.