Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 15 Juni 2025 oleh Pdt. Andrew M. Assa
Ketika seseorang dehidrasi maka ada banyak hal bisa terjadi. Ketika tubuh sedang dehidrasi dan minum air laut--mengandung garam yang justru mengikat-- akan membuat tubuh makin dehidrasi. Jadi jangan coba diisi dengan yang lain, harus dengan air sejati/murni, tubuh kita 70% terdiri dari cairan. Darah bisa mengalirkan oksigen ke seluruh anggota tubuh karena darah perlu air. Sehingga saat dehidrasi tubuh menjadi kering, bahkan yang lebih parah bisa berhalusinasi. Jangan remehkan minum air.
Dehidrasi bukan hanya secara jasmani, ada juga dehidrasi rohani ....
mereka coba penuhi rasa puasnya dengan ketagihan medsos, gadget. Kita coba penuhi rasa haus dengan air laut yang ada di dunia ini. Kabar buruknya semakin banyak tahu informasi, kita tidak bisa bedakan mana yang benar dan tidak, makin membuat kita kuatir, cemas, terjebak ketakutan, manusia batiniah tidak tenang. Kabar baiknya, Yesus pernah jumpai kondisi-kondisi orang-orang yang “dehidrasi secara rohani”. Ketika Yesus hadir di titik itu, Tuhan ingin kita tidak keliru mengambil yang coba memuaskan rasa haus kita. Kasus dehidrasi yang menjadi peringatan buat kita:
1. Matius 9:20. Kebetulan Yesus sedang menuju ke rumah Yairus, di tengah jalan sepertinya diinterupsi peristiwa ini, perempuan 12 tahun pendarahan. Secara medis mungkin karena ketidakseimbangan hormonal dll. Tapi inti dari semuanya itu mungkin ada luka batin, kecemasan yang berlebihan, sakit hati. Permasalahan-permasalahan di dalam itu bisa merusakkan keseimbangan hormon kita. Perempuan ini coba berobat berulang-ulang, tapi medis mengobati hanya fisiknya saja, bukan psikis. Maka dia tidak pernah sembuh. Mungkin kita belum bisa membereskan luka masa lalu dan itu merusak masa depan kita. Kita butuh sesuatu yang benar-benar memuaskan supaya bisa melangkah dengan iman. Tidak kebetulan perempuan ini sudah mendengar berita tentang Yesus. Berita itu membangkitkan iman, tapi dia hanya bisa merayap. 'kebetulan' Yesus lewat, sehingga dia memberanikan diri.
2. Markus 5:4, orang gila di Gerasa yang kerasukan ribuan setan, berkomitmen kepada yang jahat. Tidak ada orang yang cukup kuat untuk bisa menjinakkannya. Tidak mau dirantai--tidak mau ada aturan. Mungkin selama ini kita ingin lakukan dengan cara kita tunjukkan eksistensi, tidak peduli melanggar aturan atau tidak. Keluarga dan orang gila ini tidak pernah panggil Yesus. Bahkan Yesus lewati danau Galilea, badai, demi menyelamatkan satu orang yang menurut orang lain tidak ada harapan. Satu jiwa bagi Tuhan berharga, Tuhan datang bagi dia untuk sembuhkan dia.
3. Lukas 19:2. Zakheus artinya tulus, murni. Kepala pemungut cukai dan kaya. Dia dehidrasi, coba penuhi hausnya dengan saya ingin lebih kaya. Kemungkinan karena dia pendek, berapa banyak kali rasanya diremehkan, mungkin dendam dengan kondisi yang diterima. Dia memilih jadi pemungut cukai, menindas bangsa sendiri, yang penting bisa kaya.
4. Yohanes 3:1-2; 3:10 [KJV] Yesus mengakui Nikodemus teacher, master kalau soal pengetahuan agama. Nikodemus dehidrasinya jabatan. Kelihatannya rohani dalam pelayanan yang dikejar master. Kebutuhan pengakuan dirinya sebagai orang yang master dalam pengetahuan tentang Allah. Tidak kebetulan pada waktu malam--takut reputasinya ternoda, dengan sembunyi dia jumpai Yesus. Perjumpaannya dengan Yesus akhirnya memberikan pesan Yohanes 3:16.
5. Yohanes 4:18. Perempuan di kota Shikar pernah punya 5 suami, dia tidak pernah puas dengan 5 laki-laki itu, sekarang dia hidup dengan laki-laki lain yang bukan suaminya. Apakah kita puas dengan pasangan, pekerjaan, rejeki, dengan segala sesuatu? Benarkah kita puas dengan Yesus? Bagi bangsa Israel perayaan Paskah, Pentakosta, dan Pondok Daun jadi tiga perayaan utama. Perayaan Pondok Daun ada ritual harus merayakan selama 1 minggu, setiap malam imam harus membawa bokor berisi air jernih, tanda inilah penyediaan mata air dari Tuhan sehingga kita bisa pesta panen. Di jaman Yesus, Yohanes 7:37-38, [7:37] Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! [7:38] Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." Kalau saat ini kita coba penuhi rasa haus itu tapi tidak penah dipuaskan, datang pada Yesus--air sejati. Kita tidak hanya dipuaskan tapi dari dalam hati, mengalir aliran-aliran air hidup. Dia tahu titik-titik mana Dia harus hadir di sana, Dia penuhi rasa haus kita.
Perempuan yang menderita pendarahan ini hasilnya dahsyat, Matius 9:22 [NKJV] Yesus sebut perempuan ini daughter--anak perempuan, hanya satu kali disebut dalam Alkitab. Dia bisa memandang wajah Juruselamat. Ijinkan Sang Air Hidup kita terima dengan iman. Perempuan itu sembuh saat itu juga.
Markus 5:15. Ketika orang gila ini dijumpai Yesus, orang banyak melihat dia sudah duduk, berpakaian dan sudah waras. Efesus 2:6. Dia yang membuat kita duduk bersama di tempat sorgawi. Yesaya 61:10 Allah kenakan pakaian keselamatan, jubah kebenaran. Roma 12:2.
Lukas 19:8, Zakheus ketika dia ijinkan Yesus masuk dalam rumahnya, hati yang tadinya tamak jadi dermawan. Lukas 18:22, anak muda ini rela tinggalkan Yesus karena sangat kaya, lebih pegang yang bisa memuaskan secara jasmani tapi membuatnya selalu dehidrasi.
Yohanes 19:39-40, Nikodemus tidak peduli reputasinya dipertaruhkan, karena sudah bertemu dengan Juruselamat.
Ijinkan hati kita bertemu Juruselamat, ijinkan Dia masuk dan Dia akan mengerjakan banyak hal di luar yang kita pikirkan.
Amin.

