Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 8 Maret 2026 Oleh Pdt. Yani Arfianto
Kelegaan apakah yang Tuhan nyatakan dalam kehidupan kita? Ayub 5:19 - Dari enam macam kesesakan engkau diluputkan-Nya dan dalam tujuh macam engkau tidak kena malapetaka. Ayub pasal 5 ini adalah nasihat dari Elifas sahabat Ayub. Mulai dari ayat 1 sampai 7 Elifas menuduh bahwa Ayub menderita akibat dosa-dosanya sendiri. Ini adalah ungkapan yang salah kalau kita hubungkan dengan Ayub 1:1 bagaimana kesalehan Ayub begitu luar biasa, dia dekat kepada Tuhan. Tetapi pengalaman hidupnya Tuhan ijinkan untuk mengalami sesuatu yang luar biasa dalam kesehatan, keluarga dan relasinya seakan-akan secara manusia tidak kuat, di situ ada nasihat Elifas. Ayub 5:8-16, Elifas menasihati untuk Ayub mencari Allah dan mengadukannya. Ayub 5:17-27, penderitaan, kesesakan sebagai didikan. Ketika kita diijinkan Tuhan mengalami satu pergumulan, di situ ada disiplin Allah untuk membangun, membentuk karakter kehidupan. Bukan sekadar pergumulan, permasalahan tetapi ada didikan Tuhan, nasihat dan ada perubahan yang Tuhan mau ada dalam hidup kita. Ayub 5:18 - Karena Dialah yang melukai, tetapi juga yang membebat; Dia yang memukuli, tetapi yang tangan-Nya menyembuhkan pula. Bahwa kehidupan kita apapun kejadiannya, apapun musim hidup kita ada tanggung jawab Tuhan di dalamnya. Apapun pergumulan, tekanan yang kita rasakan Tuhan ada di sana memberikan jawaban, mujizat, rahmat-Nya dalam kehidupan kita.
Ketika kita dalam tekanan seringkali muncul pertanyaan-pertanyaan dalam hidup kita:
1. Mengapa ini terjadi Tuhan?
2. Dimana Engkau Tuhan, kenapa Engkau ijinkan aku menghadapi tekanan? Dimana kuasa-Mu, dimana janji-Mu, dimana mujizat-Mu?
3. Sampai kapan ini akan terjadi?
4. Apakah Tuhan sudah sayang dalam kehidupan saya? Dimana kasih sayang Tuhan yang berbentuk janji Tuhan, jalan keluar Tuhan.
5. Mampukah aku menghadapi semuanya?
Kita hidup di zaman yang penuh tantangan yang bisa menyebabkan kita mempunyai rasa tertekan--tuntutan pekerjaan, masalah keluarga, pergumulan ekonomi, kesehatan, beban dosa, rasa bersalah. Dan ketika ada dalam tekanan seperti ini banyak yang mencari kelegaan. Kelegaan yang dunia tawarkan begitu banyak--hiburan, liburan, relasi-- tapi itu seringkali hanya sementara. Kelegaan sejati, luar biasa dan kekal yaitu kelegaan yang diberikan oleh Yesus Kristus. Matius 11:28 - Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Tuhan tahu keberadaan kita dan siap memberikan kelegaan sejati. Tuhan sudah menawarkan kelegaan, tapi seringkali kita menolak. Kita terus memikul ketertekanan, ketakutan, kekuatiran, pergumulan kita--ini tanggung jawab saya, saya kuat, mampu memikul tekanan ini. Kadangkala kita sampai terpuruk karena kekuatan kita terbatas. Setiap manusia pasti pernah mengalami masa penderitaan, tekanan, kehilangan, pergumulan yang berat, firman Allah mengingatkanTuhan sanggup memberikan kelegaan.
Contoh orang yang mengalami pergumulan berat adalah Ayub. Dia kehilangan harta benda, anak-anak, kesehatan, dukungan sosial--sahabat-sahabatnya meninggalkan dia, bahkan istrinya menyuruh untuk mengutuk Tuhan supaya Ayub cepat mati. Namun di tengah penderitaan itu muncul satu harapan Ayub 5:19 - He shall deliver thee in six troubles: yea, in seven there shall no evil touch thee. (KJV) Dia akan membebaskanmu dalam enam masalah: ya, dalam tujuh tidak ada kejahatan yang akan menyentuhmu.
1. Dia akan membebaskanmu.
Kata deliver berarti: menyelamatkan, membebaskan, melepaskan dari bahaya, tekanan. Artinya Tuhan aktif bekerja apapun keberadaan kehidupan kita. Mazmur 46:1-2, Allah itu tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong sangat terbukti, Dia siap menolong kita. Contoh Daniel 6:23, Allahku telah mengutus malaikat-Nya. Mazmur 91:11. Tuhan sanggup buka jalan, memberikan kedamaian dalam kehidupan kita.
2. Dalam enam masalah ... dalam tujuh.
Dalam budaya Ibrani, angka 6 dan 7 adalah bentuk sastra yang berarti: berulang-ulang, berkali-kali, sempurna dan menyeluruh. Artinya: tidak peduli seberapa sering masalah datang, Tuhan tetap menjaga, melindungi, menyelamatkan, menolong. Contoh: Daud alami kesesakan, Mazmur 18:7. Tuhan tak hanya mendengar, tapi Dia berikan jalan keluar. Daud hidupnya senantiasa terhubung dengan Tuhan. Yang memampukan Daud ketika dalam tekanan dan dia bisa berseru kepada Tuhan adalah urapan yang dari Tuhan. In my distress I called upon the LORD, .... Kata distress artinya: tekanan, kesusahan, penderitaan, kecemasan yang ekstrim baik secara fisik maupun emosional. Sisi negatifnya kalau kita mengalami distress, hidup kita tidak nyaman, panik, dan tidak bisa adaptasi dengan lingkungan kita.
3. Tidak ada kejahatan yang akan menyentuhmu.
Bukan berarti tidak ada tekanan, penderitaan, tetapi tidak ada kejahatan yang bisa menghancurkan tujuan Allah dalam kehidupan kita. Tekanan bukanlah tanda kegagalan, tapi ada kemuliaan Tuhan yang akan digenapi. Yusuf, Kejadian 50:20. Tekanan dalam hidup bukan tanda Tuhan meninggalkan kita. Tekanan adalah jalan menuju promosi rohani. Tekanan adalah proses menuju penggenapan tujuan Allah. Ayub 42, Ayub menerima pemulihan kesehatan, ekonomi, anak-anaknya kembali, bahkan pemulihan hubungan dengan Tuhan (ayat 5). Filipi 1:6.
Kelegaan yang Tuhan beri dalam hidup kita adalah kelegaan yang bisa membuat ketenangan batin, ada pemulihan jiwa, kita bisa menikmati janji-janji Tuhan dalam perjalanan kehidupan kita.
Amin.

