Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.
Ketika badai kehidupan menerjang di sekitar kita, entah itu cepat mereda atau berlangsung lama, kita dapat meyakini hal ini: Kita berada dalam perahu yang sama dengan DIA yang Mahakuasa, yang ditaati bahkan oleh angin dan badai.

