Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Saat kita memusatkan perhatian pada kedudukan kita di dalam Kristus, itu memberi kuasa kepada kita untuk mengubah kondisi dan keadaan-keadaan kita.

