Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata", maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.
Tidak cukup kita hanya tahu Firman. Kita perlu memperkatakannya dengan iman, karena saat kita memperkatakan Firman itu bagai Tuhan sendiri yang berfirman. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.

