God is Our Salvation

. Hits: 45

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 16 Agustus 2020 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Mazmur 65:5 - Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan [righteousness] Engkau menjawab kami, ya Allah yang menyelamatkan kami [O God of our salvation], Engkau, yang menjadi kepercayaan segala ujung bumi dan pulau-pulau yang jauh-jauh;

Ketika kita merayakan 75 tahun Indonesia merdeka, kalau kita melihat dinamika bangsa ini sedang bergejolak dalam segala hal. Lalu apa yang harus kita kerjakan? Berapa banyak kali orang bersikap apatis. Ketika Proklamator kita melihat situasinya tidak memungkinkan, saat itu Indonesia dalam masa transisi, tapi mereka mulai memproklamirkan kemerdekaan. Dan itu merubah situasi. Terlebih lagi ketika kita memproklamirkan, memperkatakan firman Allah. Ingat, tugas kita hanya memperkatakan firman Allah. Yesaya 55:11 - demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Perkatakan yang kita imani dimana pun kita berada, bahkan dalam situasi buruk sekalipun. Apa yang kita perkatakan bisa berhasil?

Ulangan 32:1-4. Perkataan kita didengar, diserap oleh langit dan bumi. Bumi adalah tempat kita berpijak, Indonesia. Itu sebabnya perkatakan yang baik tentang Indonesia. Kenapa bumi dan langit mendengarkan? Karena nama Tuhan yang kita serukan/imani. Ketika kita ada di Indonesia, kita melihat kondisi bangsa ini, ganti kita memperkatakan situasinya, perkatakan Gunung Batu yang pekerjaannya sempurna, perkatakan Allah yang kita imani.

Mazmur 65:5, ketika kita memperkatakan Tuhan adalah penyelamat bagi Indonesia, kita memperkatakan sampai kepada pulau-pulau yang jauh-jauh—bahasa Ibrani menunjuk kepada kepulauan. Satu-satunya negara kepulauan terbesar di dunia adalah Indonesia. Yesaya 66:19, Tuhan mengutus kita yang sudah percaya kepada Tuhan. Ketika kegelapan menutupi bumi, bukankah Yesaya menuliskan terang Tuhan terbit atasmu, kemuliaan Tuhan terbit akan muncul dari kita. Mazmur 68:20 - Blessed be the Lord, who daily loadeth us with benefits, even the God of our salvation. Selah [KJV]. Ketika kita serukan Tuhan adalah keselamatan kita (Elohim Yeshua), kabar baiknya, Tuhan adalah Tuhan yang memuati kita dengan keuntungan-keuntungan dalam banyak hal.

Yesaya 45:22. Ketika kita fokus kepada Tuhan, kita sedang membiarkan diri kita diselamatkan. Sama seperti Rut, seorang Moab yang ikut Naomi, mereka sudah kehilangan segalanya. Firman Allah berkata seorang Moab sampai keturunan ke-10 tidak boleh masuk jemaah Israel. Rut tidak ada modal apa-apa, tapi ketika ia berpaling kepada Allah dan membiarkan dirinya diselamatkan oleh Tuhan, ia menjadi bagian silsilah Yesus Kristus. Yang tadinya seorang janda miskin, menjadi istri Boas tuan tanah. Tidak sukar untuk Tuhan mengubah hidup kita, berpalinglah kepada Allah, perkatakan Tuhan kita yang besar.

Di tengah situasi bangsa kita ini, bagaimana kita bisa mengisi kemerdekaan yang ke-75? Perkatakan iman kita, kerjakan tugas tanggung jawab kita karena kita beriman kepada Tuhan. Dari Tuhan kita akan terima upahnya. Yesaya 51:5 - Dalam sekejap mata keselamatan yang dari pada-Ku akan dekat, kelepasan yang Kuberikan akan tiba, dan dengan tangan kekuasaan-Ku Aku akan memerintah bangsa-bangsa; kepada-Kulah pulau-pulau menanti-nanti, perbuatan tangan-Ku mereka harapkan. Ketika kita mau fokus pada Tuhan, berpaling pada-Nya dan membiarkan diri kita diselamatkan oleh Dia, tidak sukar bagi Tuhan kalau Tuhan mau buat percepatan, terobosan. Yesaya 51:1-4. Kita sedang mengejar Tuhan, mencari Tuhan, bukankah kita mengimani kematian dan kebangkitan Yesus, dari situlah kita lahir, iman kita bertumbuh. Secara jasmani kita bukan orang Yahudi, tapi Galatia 3:9,14 mengatakan karena kita beriman kepada Yesus, kita disebut anak-anak Abraham. Tuhan yang memanggil dan memilih kita, bukan kita yang memilih Dia. Tuhan yang memanggil kita adalah Tuhan yang memberkati dan memperbanyak kita. Di masa pandemi ini, kita mungkin menghadapi padang gurun, Tuhan akan ubah menjadi taman Eden, padang belantara Tuhan menjadi taman Tuhan. Ketika firman keluar, ada kebenaran Tuhan, itu menjadi terang. Bagaimana kita menerangi bangsa ini? Hidupi firman Allah.

Amin.