Jamuan Tuhan Bagi Umat-Nya

. Hits: 71

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 28 November 2021 Oleh Pdt. Nelson Tamba

Ketika Tuhan menjamu kita, seluruh kebutuhan kita ada di meja jamuan itu. Apa yang kita butuhkan ada di situ. Kejadian 27:28 - Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit dan tanah-tanah gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah. Ini adalah perkataan berkat dari Ishak kepada Yakub. Orang mungkin berkata Yakub adalah seorang penipu, tapi apakah Yakub seorang penipu sehingga ia mendapatkan berkat yang terbaik ini. Apa sebenarnya latar belakangnya?

Kejadian 25:22-26. Ayat 22-23, kata bertolak-tolakan = mengguwit-guwit [TL], mengganggu sampai berpindah tempat. Yakub mengguwit-guwit Esau, seolah-olah posisimu bukan di situ, aku yang di situ. Allah punya penetapan yang tua akan menjadi hamba bagi yang muda. Jadi sejak dari kandungan, otoritas sudah diberikan kepada yang muda. Ketika mereka lahir, yang pertama lahir Esau, dan yang kedua saat lahir, dia pegang tumit Esau. Ishak memberinya nama Yakub. Ketika Esau datang kepada Ishak setelah diberkati, Ishak berkata adikmu telah datang dengan tipu daya. Esau menjawab memang tepat seperti namanya dia penipu, karena dua kali telah menipu aku. Kalau Yakub artinya penipu, Ishak tidak akan memberikan nama Yakub kepadanya. Kejadian 25:29-33. Latar belakang Ishak memberikan nama Yakub bukan karena Yakub penipu, tapi karena Yakub pegang tumit Esau. Yakub artinya pengejar otoritas, dan ini Yakub buktikan sampai dia mendapatkan wujud otoritas itu. Inilah latar belakang ketika Yakub mendapatkan berkat terbaik dari Ishak ayahnya. Bahwa Yakub mengejar apa yang Tuhan telah tetapkan atas dia dan Tuhan akan tetap bertanggung jawab atas diri Yakub. Apa yang dimiliki Yakub itu atas penetapan Tuhan. Apa yang kita miliki hari-hari ini, itu juga adalah penetapan Allah.

Kejadian 27:28. Salah satu bentuk berkat yang disampaikan Ishak kepada Yakub: engkau akan mendapat gandum dan anggur. Apa gandum dan anggur? Berbicara tentang apa yang Tuhan sudah, sedang, dan akan Tuhan perbuat bagi umat-Nya. Gandum dan anggur itu adalah jamuan Tuhan bagi gereja-Nya. Yesaya 25:6 - TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar, masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya. Tuhan berikan janji ini bagi gereja-Nya. Gandum dan anggur yang Tuhan siapkan merupakan jamuan Allah bagi kita gereja-Nya. Masakan yang bergemuk dan bersumsum adalah menu utama, makanan standar Kerajaan Sorga. Hidangan pilihan yang dimasak dengan minyak zaitun, makanan standar yang terbaik bagi orang-orang Smith. Ketika Tuhan menjamu kita, Ia siapkan bagi kita menu standar Kerajaan Ilahi. Ketika kita menikmati jamuan di meja hidangan sorgawi ini ada banyak hal yang kita dapatkan. Itu sebabnya dalam Injil dikatakan berbahagialah kamu yang diundang. Hanya karena perjamuan inilah yang bisa mengangkat harkat orang-orang di jalanan yang disepelekan dan direndahkan, dari hina menjadi mulia. Allah menjamu kita tidak sembarangan, Ia berikan gandum yang terbaik, berbicara tentang keterlibatan Allah, kepedulian Allah, kebijakan dan kebajikan Allah yang senantiasa menyertai orang percaya. Seluruh kebutuhan dan solusi untuk semua problema ada di perjamuan itu.

Anggur yang tua benar diterjemahkan jamuan keawetan. Dari proses alamiahnya menunjukkan dari sari buah yang diendapkan, diawetkan dalam bejana dalam waktu yang lama, tanpa pernah dipindah-pindah atau dibolak-balik, sehingga rasanya tetap ada padanya. Allah menjamu kita dengan anggur yang tua benar yang disimpan cukup lama, Roma 16:25-26. Jamuan keawetan, anggur terbaik, anggur tua benar adalah Yesus yang sudah dipersiapkan berabad-abad bagi kita, karena kita adalah tamu spesialnya Tuhan. Yesus menjadi jawaban segala-galanya. Kolose 1:26. Jamuan keawetan yang telah disiapkan berabad-abad, sekarang ada di tengah-tengah kita, Imanuel, ada di dalam kita. Kristus ada di hidup kita, di pusat pergumulan kita, Dia pusat sukacita kita, kekuatan kita, di tengah kekuatiran kita sekalipun, Dia tepat ada di situ.

Nikmatilah perjamuan Tuhan, apa yang kita butuhkan, makanan bergemuk dan bersumsum itu adalah jamuan standar sorgawi yang mengangkat harkat dan martabat kita juga. Ketika kita ada di satu hidangan raja-raja, berkat raja-raja menjadi milik kita, dan ketika kita ada di hidangan jamuan ini, berkat otoritas juga ada buat kita.

Amin.