Kebetulan Ilahi = Perlindungan Allah

. Hits: 70

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 10 April 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika kita mau masuk dalam perlindungan Allah, Allah sudah siapkan kebetulan-kebetulan Ilahi. Mazmur 91:9-11 - Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu,.... Kata “tempat perteduhan” menggunakan kata maon. Kekuatan kita terbatas, tapi jadikan Yesus tempat perteduhan kita. Yesus pernah sampaikan ke umat-Nya, “Yerusalem, Aku ini seperti induk ayam yang mau melindungi anak-anaknya, tapi kamu tidak mau.” Tidak heran bahkan dalam Lukas 19:42, ketika Yesus mau memasuki Yerusalem, Dia menangisi kota Yerusalem itu. Tuhan sudah sediakan damai sejahtera di dalam perlindungan-Nya. Terima ajakan Juruselamat, jadikan Yang Mahatinggi tempat perlindungan dan perteduhan kita.

Rut berdasarkan Ulangan 23:3-4, dia adalah orang keturunan Moab yang sampai generasi kesepuluh tidak boleh masuk jemaah Tuhan, secara agamawi tertulis aturannya. Ketika Naomi akan pulang ke Betlehem, Rut ikut dengannya. Rut 1:16 - .... bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; Rut mulai dengan imannya yang sederhana. Dia tidak tahu tentang Elohim, tentang Yehovah yang disembah oleh Naomi. Dengan iman dia ikuti walaupun dia tidak tahu aturan ini dan itu. Ketika Rut sampai di Betlehem, stigma, predikat perempuan Moab itu tetap melekat di dirinya. Rut 2:6. Kita tidak bisa melepaskan semua tempelan masa lalu, kabar baiknya kalau kita mau datang pada perlindungan Allah, Allah punya paket yang lengkap setiap kita. Kalau kita mau beriman kepada Allah Yang Mahatinggi El Elyon itu, Tuhan bisa pertemukan dengan kebetulan-kebetulan ilahi. Ada lima paket yang lengkap yang diterima Rut:

1.   Rut 2:3. Rut harus mencukupi kebutuhan jasmaninya, dia belum bertumbuh rohaninya. Rut dibawa ke ladangnya Boas. Ayat 6, embel-embel perempuan Moab masih melekat pada dirinya. Kebetulan ilahi menuntun Rut ke ladang Boas dan kebetulan ilahi membuat Boas mulai menubuatkan engkau dilindungi oleh Allah Yang Mahatinggi, engkau dijamin upahmu. Ada perlindungan Allah Yang Mahatinggi dan upahmu (rejekimu, sesuatu yang engkau butuhkan) dijamin sepenuhnya oleh Tuhan (ayat 11-12). Rut terima kepastian hukum.

      Rut 3:9, Rut belum tahu tata cara orang Yahudi tapi dia taat ketika diajari oleh Naomi mertuanya.

2.   Ketika Boas berkata dia akan menebus Rut, Boas bertanya lebih dulu kepada sanak saudaranya yang lebih berhak untuk menebus tanah Naomi bersama Rut. Rut 4:5, stigma Rut perempuan Moab tetap ada. Ayat 6, yang lebih berhak menebus Rut tidak bersedia untuk menebus. Ayat 9-11. Ingat, Ulangan 23:3-4 mengatakan seorang Moab sampai keturunan kesepuluh tidak boleh masuk jemaah Tuhan.

3.   Rut 4:11. Para tua-tua memberkati Rut orang Moab dengan berkat Rahel dan berkat Lea. Berkat Lea (Kejadian 29:31) ketika Tuhan melihat engkau dijahati, Tuhan akan membuat engkau diberkati. Berkat Rahel (Kejadian 30:22,23) Allah bertindak menghapuskan aib. Ini diucapkan oleh para tua-tua kepada Rut. Yang menggerakkan para tua-tua untuk memberkati Rut adalah Tuhan.

4.   Rut 4:14, embel-embelnya adalah perempuan Moab, tapi sekarang perempuan-perempuan Betlehem mengatakan menantu Naomi adalah perempuan yang lebih berharga daripada tujuh anak laki-laki. Tuhan menghargai keberadaan kita.

5.   Rut 4:17-22. Mulai dari ayat 18 ada silsilah mulai dari anak Yehuda sampai Daud, sepuluh keturunan ditulis. Allah sudah perhitungkan sepuluh generasi di atasnya. Hidup kita tidak pernah kebetulan, termasuk memperhitungkan semua kesalahan nenek moyang kita. Hubungkan dengan Matius 1:3, siapa Peres? Peres anak Yehuda adalah anak skandalnya dengan Tamar menantunya sendiri. Matius 1:5. Siapa ibu dari Boas? Ibunya adalah Rahab, perempuan pelacur dari kota Yerikho. Untuk satu Daud, Allah sudah perhitungkan sepuluh keturunan, semua ada dalam rancangan Allah yang indah.

Galatia 3:5 (TL) - Maka Ia yang mengaruniakan Roh itu kepadamu, dan mengadakan mujizat di antara kamu itu, yaitu dari sebab melakukan hukum Tauratkah, atau sebab pemberitaan iman (hearing of faith)? Mungkin kita merasa tidak layak, kita terima anugerah, karena darah Kristus yang melayakkan kita. Waktu mendengar firman, firman itu membangkitkan iman, saya tidak layak tapi saya imani firman Allah. Kalau kita mau masuk dalam lindungan Yang Mahatinggi, Yesus adalah Imam Besar kita.

Amin.