Aku Percaya

. Hits: 49

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 14 Agustus 2022 Oleh Pdt. Harapan Pasaribu

Dunia mengalami perubahan zaman, apapun yang terjadi dalam dunia ini tetap dalam kendali kuasa Tuhan. Habakuk 2:1-4. Ayat 2, sambil lalu maksudnya supaya orang yang lewat bisa membacanya. Ayat 4, tidak betul hatinya = masa bodoh, tidak peduli apapun zaman dan keadaannya. Inilah nabi Habakuk yang sudah berkata mengenai percaya dan iman. Paulus juga berkata aku tidak menolak anugerah Allah, aku hidup oleh iman kepada Allah yang mengasihi aku dan yang menyerahkan nyawa-Nya ganti aku. Hidup oleh iman, hidup oleh percaya.

Bagaimana pelarian manusia kepada kesenangan-kesenangan yang bisa melupakan, menghilangkan kesukaran hidupnya?

Habakuk 2:5, orang bisa saja lupa kesusahan kalau minum anggur. Minum anggur = khianat, karena situasinya tidak berubah kalau orang menggunakan cara-cara seperti itu. Habakuk 1:15, bagaimana cara Nebukadnezar untuk menjaring orang-orang itu? Mereka menjaring manusia seperti menjaring ikan.

Orang Israel mengalami masa dimana akhlaknya merosot sekali. Mikha 7:1-6, orang saleh = orang baik, orang jujur = orang yang tulus hatinya. Ayat 1, kemerosotan yang luar biasa, bukan hanya di antara orang kafir tapi juga di bangsa Israel pada waktu itu. Ayat 2, apapun dalam kehidupan kita tidak boleh ada maksud di luar yang baik dan benar. Dalam situasi dan keadaan apapun, tetaplah menantikan Tuhan. Mikha 7:7 - Tetapi aku ini akan menunggu-nunggu TUHAN, akan mengharapkan Allah yang menyelamatkan aku; Allahku akan mendengarkan aku. Inilah yang harus menjadi bagian kita, bukan mengikuti apa yang terjadi di sekitar kita, atau masa bodoh. Karena akan ada waktunya, semua kejahatan akan berakhir. Penderitaan orang benar karena melihat hal yang tidak baik, itu juga akan datang upahnya. Mazmur 125:3, tongkat = tanda kuasa. Walaupun kita mengalami tongkat kejahatan, orang benar jangan mengulurkan tangannya untuk membalas, karena Tuhan yang akan membalas. Serahkan pada Tuhan, karena ada saatnya dan tidak akan selamanya tongkat kejahatan itu akan melekat ke bagian pusaka orang benar.

Peredaran jaman itu dalam kuasa Tuhan. Habakuk 3:3-6. Walaupun masa mereka di Babel, tetaplah Tuhan yang punya kendali. Jaman dimana kita berada saat ini pun tetaplah Tuhan yang punya. Tuhanlah yang punya kuasa atas segalanya. Konflik politik, ekonomi saat ini berdampak pada setiap lini kehidupan masyarakat. Jaman boleh berubah, tapi di setiap jaman Dialah Allah perlindungan. Alkitab sudah menuliskannya dalam Mazmur 90:1, Dialah perlindungan. Tuhanlah yang berkuasa dari jaman ke jaman sehingga kita tidak perlu kuatir, kita harus lebih dekat kepada Tuhan. Kita harus setia di menara penungguan kita seperti tentara yang menjaga pos dimana dia harus siap menghadapi musuh. Mari lakukan seperti orang berperang, seperti orang upahan, artinya maksimalkan semua potensi kita, pikiran akal budi kita untuk maju, untuk tidak menyerah, untuk tidak pernah gagal dalam perjalanan hidup. Karena hidup itu bukan soal sukses, tapi mau berjuang atau tidak. Maukah kita jadi anak Tuhan yang militan, tidak cengeng, karena Tuhan itu perlindungan.

Mazmur 91:1-3, Allah Mahatinggi, tidak ada lagi di atasnya, itulah kekuatan kita, maka kemahakuasaan-Nya akan berlaku atas hidup kita. Allah Mahatinggi, kalau kita buat Dia Allah perlindungan kita, akan membuat kita nyaman bermalam dalam perlindungan-Nya. Saat ini ada penyakit sampar, jerat-jerat (maksud-maksud orang yang tersembunyi yang tidak kita tahu) yang mau menjerat kita. Jadi kita harus tetap tegak menunggu, berdoa di menara pengintaian kita.

Daniel 4:34-35 - [4:34] ... Lalu aku memuji Yang Mahatinggi dan membesarkan dan memuliakan Yang Hidup kekal itu, karena kekuasaan-Nya ialah kekuasaan yang kekal dan kerajaan-Nya turun-temurun. [4:35] Semua penduduk bumi dianggap remeh; Ia berbuat menurut kehendak-Nya terhadap bala tentara langit dan penduduk bumi; dan tidak ada seorang pun yang dapat menolak tangan-Nya dengan berkata kepada-Nya: "Apa yang Kaubuat?" Apakah kita bangga memiliki Tuhan yang seperti ini? Kenapa kita tidak mencari Tuhan? Kita tidak perlu takut menghadapi situasi apapun.

Habakuk 3:17-19. Datanglah kepada Tuhan, sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, kita tahu memang ada fakta-fakta seperti ini: Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, tapi Tuhan lebih besar, tongkat kejahatan tidak selamanya melekat di pusaka orang benar. Dialah yang berkuasa atas peredaran jaman. Dialah Allah perlindungan dari jaman ke jaman. Dia Allah Yang Mahatinggi dan Yang Mahakuasa yang akan melepaskan kita dari jerat pemburu.

Amin.