Pondok Daud Dipulihkan

. Hits: 47

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 4 September 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Yeremia 29:11 - Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Inilah pikiran Tuhan tentang hidup kita. Pikiran kita seringkali sangat terpengaruh dengan apa yang kita lihat. Ijinkan pikiran Tuhan jadi pikiran kita juga. Tuhan tahu persis rancangan apa yang ada dalam diri-Nya mengenai kita. Rancangan-Nya hari depan penuh dengan harapan. Ayat ini bukan hanya ditujukan untuk orang-orang tertentu saja. Ada lembah penentuan, tergantung kita mau menerimanya atau tidak. Ada orang yang menerima dan mengimani, ada yang sekadar tahu tapi tidak pernah mengimani (tidak mengijinkan firman bekerja dengan iman) sehingga tidak alami firman Allah.

Amos 9:11-12 - [9:11] "Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh; Aku akan menutup pecahan dindingnya, dan akan mendirikan kembali reruntuhannya; Aku akan membangunnya kembali seperti di zaman dahulu kala, [9:12] supaya mereka menguasai sisa-sisa bangsa Edom dan segala bangsa yang Kusebut milik-Ku," demikianlah firman TUHAN yang melakukan hal ini. Tuhan sendiri yang bertindak mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh. Reruntuhan = peres (bhs. Ibrani), patah. Edom keturunan Esau. Ayat ini ditujukan bukan hanya terbatas pada satu suku saja, tapi buat seluruh bangsa. Kenapa ayat ini dikutip lagi oleh Rasul Paulus ketika dia mempertanggungjawabkan orang-orang yang bukan Yahudi menjadi Kristen?

Konteksnya, Rasul Paulus pada waktu itu melayani di Antiokia pertama kali, orang-orang kafir percaya Kristus dan untuk pertama kalinya disebut Kristen. Kemudian rupanya terjadi masalah ketika orang-orang Yahudi, bangsa pilihan Tuhan yang sudah percaya Yesus datang ke Antiokia juga. Mereka mengajar jangan hanya percaya Yesus, ada sesuatu yang harus ditambahkan menurut hukum Tuhan. Lihat Kisah Para Rasul 15:1,5. Rasul Paulus--yang tadinya seorang Yahudi, seorang Farisi, dia tahu semua bahkan begitu hebat melakukan hukum Tuhan. Sampai dia menganiaya dan setuju dengan pembunuhan orang Kristen karena menurut pemikirannya itu sesat. Waktu Rasul Paulus sudah diselamatkan, dia terima pewahyuan dari Allah sendiri bahwa keselamatan hanya karena kasih karunia, anugerah Allah.

Kisah Para Rasul 15:8-11. Allah menyatakan kehendak-Nya juga kepada orang-orang kafir, termasuk kita. Allah sudah berikan Roh Kudus-Nya untuk bekerja dalam hidup kita. Ingat, tidak ada satu mulut yang bisa mengaku Yesus adalah Tuhan kalau bukan karena karya Roh Kudus. Allah tidak pernah memebdakan antara orang dan orang kafir. Allah sudah sucikan hati kita oleh iman. Ayat 10, mencobai Allah = mengoreksi Allah [terjemahan FAYH]. Ketika Allah sucikan kita, menerima kita, kita sedang bertumbuh di atas dasar kasih karunia Allah. Yesus adalah kasih karunia dan kebenaran. Ketika kita bertumbuh di atas kasih karunia Allah, kita juga menyerap kebenaran-Nya.

Kisah Para Rasul 15:15-17, apa yang ditulis oleh Amos, dikutip oleh Rasul Paulus atas ilham Roh Kudus tentang pondok Daud yang roboh. Ayat 15 ‘Kemudian Aku akan kembali dan membarui janji-ku kepada Daud, [FAYH]. Kita semua yang percaya kepada Yesus adalah milik Tuhan Yesus Kristus. Itu sebabnya kenapa kita punya pengharapan yang pasti, karena Tuhan yang akan memulihkan janji-Nya kembali kepada Daud. Dan itu terjadi juga untuk kita.

Peristiwa pondok Daud diawali dengan Obed Edom yang ketempatan Tabut Perjanjian di rumahnya selama 3 bulan. 2 Samuel 6 mengatakan semua orang yang di rumahnya diberkati. 1 Tawarikh 13 mengatakan semua yang dipunyai diberkati Tuhan. Obed Edom bukan orang Yahudi, dia orang Gad, Filistin. Perjumpaan Obed Edom dengan kasih Allah, mengubahkan hidupnya. Obed Edom bahkan mengikuti Tabut Perjanjian ketika dibawa ke Yerusalem. 1 Tawarikh 15. Ijinkan kasih karunia Allah benar-benar hadir dalam hidup kita sehingga kita ikuti firman sebagai gaya hidup karena kita mengasihi Tuhan. Tuhan ingin kita menikmati bahwa Tuhan sedang memperbaharui janji-Nya.

Ketika Allah perbaharui janji-Nya, disertai dengan sesuatu yang luar biasa, terjadi percepatan. Amos 9:13-14. Kalau Tuhan mau kerjakan terobosan, tidak sukar bagi Tuhan. Tapi ini tersedia bagi orang-orang yang mengijinkan perjanjian Allah bagi Daud itu diperbaharui kembali. Kita kerjakan bagian kita tapi imani firman Allah, hasilnya luar biasa. Yoel 3:18, dari rumah Tuhan akan keluar mata air kehidupan, ada berkat perkara rohani dan jasmani. Kapan terjadi? Yoel 3:14, ada lembah penentuan. Saat hadapi permasalahan, inilah lembah penentuan, mana yang lebih kita responi? Yoel 3:16, Tuhan sendiri yang akan bertindak, Tuhan perdengarkan  suara-Nya dari Sion, dari Yerusalem (kasih karunia). Ketika kita mau mendengarkan suara-Nya, kasih karunia-Nya, kita responi dan setuju, walaupun menurut jasmani sepertinya mustahil tapi kita akan lihat Dia adalah Allah yang indah.

Amin.