Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 18 Oktober 2026 Oleh Pdt. Andrew M. Assa
Ibrani 12:25-28. Jangan sampai menolak firman. Satu saat bukan hanya bumi tapi langit juga akan tergoncang. Kegoncangan masih akan terjadi. Jangan taruh hati kita hanya kepada semua yang ada di dalam dunia. Tidak ada yang kekal. Ojo dumeh. Semua di dalam dunia bisa berubah. Kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan. Bukankah Yesus mengajarkan pada setiap kita bagaimana caranya berdoa? Matius 6:9-13, kita bisa perkatakan doa ini dengan iman. Jangan menolak Dia yang berfirman. Kita semua adalah anak-anak Allah, anak-anak Kerajaan. Berapa banyak kali kita tidak sadar bahwa kita bukan hanya orang Kristen, kita ini anak-anak Allah. Orangtualah yang memikirkan semua kebutuhan anak. Kita memang ada di dalam yang satu kali bisa goncangkan, tapi setiap kita adalah anak.
Galatia 3:9,14 - Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu. Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu. Dimulai dari perkara yang sederhana ketika kita hidup dengan iman, kita diberkati bersama dengan Abraham yang beriman, kita disebut anak Abraham. Abraham terima berkat di tengah kemustahilan, percayalah Allah kita spesialis kemustahilan. Percaya adalah takluk, tapi tidak boleh hanya sampai pada titik ini, kita harus berserah. Ijinkan yang kita percayai berdaulat dan tetaplah berserah. Teruslah berserah, perubahan adalah kepastian. Yesus sudah membuat berkat Abraham bisa dinikmati kita--bangsa-bangsa lain.
Yesus sesudah dibaptis, dicobai di padang gurun, kemudian Dia kembali ke Nazaret. Lukas 4:16-30. Ayat 18-19 - "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang. Bandingkan dengan Yesaya 61:1-2 - Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung, Lukas 4:20, apakah Yesus kurang atau lupa membacanya? Setiap apa yang terjadi selalu ada tujuan. Dua ribu tahun yang lalu Yesus datang sebagai Juruselamat. Satu kali di hari kiamat, pada kedatangan-Nya kali yang kedua, Dia datang sebagai Hakim. Yohanes 1:29, Yohanes pembaptis tahu Yesus Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia. Waktu kita percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat, Dia hapus dosa kita. Dia bayar--bukan berarti Allah berhutang kepada iblis, bukan! Allah itu kudus, dan ada tuntutan kekudusan barangsiapa menghampiri Tuhan harus kudus. Tidak ada satu manusia lewat ketaatan kepada firman Allah bisa jadi kudus. Musa saja gagal untuk menggenapi firman Allah. Dosa kita sudah dihapuskan. Di dalam Yesus, kita disebut orang benar. Matius 1:21, berita tentang kelahiran Yesus. Kita sudah bangkrut dalam dosa dan tidak bisa keluar dari kubangan dosa dengan kekuatan kita sendiri. Tapi ketika Yesus datang sebagai Juruselamat, Dia selamatkan kita dari dosa. Dia Anak domba Allah yang membayar tuntutan kekudusan Allah, harusnya kita yang bayar karena kita yang bersalah. Tapi semuanya ditimpakan kepada Yesus. Kisah Para Rasul 13:39. Hanya di dalam Yesus kita terima pembebasan dari dosa. Lukas 4:21-22. Ada banyak orang dengar dan tahu firman Allah tapi kemudian hanya coba ditelaah dengan pikiran. Bandingkan dengan Markus 6:3, mereka--umat Tuhan yang ada dalam rumah ibadah--kecewa dan menolak Dia. Setiap kali kita berjumpa dengan firman, biarlah itu menjadi firman iman. Lukas 4:23-24, Yesus tahu pikiran mereka. Yesus mengambil sebuah ilustrasi yang relate dengan kita: ayat 25-27. Tuhan bisa pakai seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon--dari komunitas yang dianggap komunitas penyembah berhala--tapi janda ini ditolong Tuhan. Apa yang membuatnya ditolong Tuhan? Waktu dia beriman. Berapa banyak kali kita berpikir saya ini cuma jemaat biasa, tapi apakah kita beriman? Janda ini dipelihara Tuhan, setiap hari ada penyediaan Tuhan. Naaman orang Siria ditahirkan dari kusta karena iman. Mau tidak kita punya iman berkat Abraham itu jadi atas setiap kita? Kita adalah anak Allah, Roma 8:14-16 [KJV], kita terima Roh Adopsi waktu kita percaya kepada Tuhan.
Amin.

