on on Hits: 404

Ringkasan Khotbah Ibadah Natal - Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Kota Betlehem menjadi penuh, tapi sayangnya Yesus akhirnya tidak bisa diterima di rumah yang layak tapi lahir di kandang. Kandang Betlehem bukan kandang yang hina, tapi kandang yang sudah dipersiapkan ribuan tahun sebelumnya. Jangan seperti kota Betlehem, jangan sampai Yesus tidak lahir dalam hidup kita. Biarlah kita berkata jadilah padaku seperti perkataan-Mu. Ingat, Yesus adalah firman yang menjelma menjadi manusia. Ketika kita mengimani firman Allah lebih daripada hanya sekadar pengetahuan Dia yang akan berkarya. Tuhan terima semua yang datang dengan iman sesuai dengan perkataan Tuhan.

 

Siapa saja yang benar-benar jadikan firman menjadi bagian dalam hidupnya?

on on Hits: 684

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 17 Desember 2023 Oleh Pdt. Henny M. Assa

 

Iman yang melampaui fakta artinya: percaya (iman) kita melampaui fakta (kenyataan) yang ada. Bagaimana kita mempunyai iman yang melampaui fakta?

 

Roma 8:32 - Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? Masalah kekekalan (akhirat) yaitu keselamatan, Tuhan begitu peduli dan memperhatikan, Tuhan memberikan pada kita, Ia tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, apalagi masalah yang tidak kekal-- segala sesuatu yang ada di dunia ini-- masakan Dia tidak akan mengaruniakannya kepada kita? Jadi apapun permasalahan kita, sebenarnya Tuhan sudah mengaruniakan kepada kita kebaikan, keselamatan, kesehatan, kekuatan, kemenangan di dalam kehidupan kita. Itu sebabnya percayalah kepada Tuhan, kepada firman-Nya, kepada perkataan Allah. Masalahnya, percayakan kita dengan apa yang dikatakan oleh firman Tuhan?

on on Hits: 539

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 10 Desember 2023 Oleh Pdt. Toni Aris Santoso

 

Habakuk 2:4 - Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya. Orang yang membusungkan dada artinya orang yang membanggakan, menyombongkan dirinya, hanya mengandalkan kekuatannya, tidak lurus hatinya. Mereka melakukan segala sesuatu menurut keinginan diri sendiri bukan menurut pada kebenaran firman Tuhan. Bagi umat Tuhan, iman adalah sesuatu yang sangat penting yang harus kita miliki. Iman itu menjadi dasar kehidupan kita. Sesuatu yang tidak memiliki dasar, maka akan mudah dirobohkan, dihancurkan. Iman juga menjadi perisai untuk memadamkan api dari si jahat. Efesus 6:16. Iman menjadi dasar yang kuat agar kita tidak mudah dihancurkan oleh persoalan kehidupan. Iman membuat kita tidak mudah kecewa, tidak mudah kuatir. Orang yang memiliki iman memiliki satu keyakinan bahwa apa yang ingin dia capai, dapatkan, atau bahkan ketika menghadapi sesuatu punya motivasi untuk mendapatkan semua itu. Iman juga adalah alat perkenan dari Tuhan. Tanpa iman kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan.

on on Hits: 459

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 3 Desember 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Berjuang untuk perkara yang kekal, karena seringkali kita lebih berjuang untuk hal-hal yang tidak kekal.

 

Kejadian 37:1-4. Kisah tentang Yusuf. Yusuf biasa menggembalakan kambing domba bersama seluruh saudara-saudaranya. Yakub lebih mengasihi Yusuf. Kadangkala kita mulai berpikir Israel pilih kasih. Bukan seperti itu, ada sebabnya. Sebetulnya Tuhan punya rancangan bagi setiap anak-anak Yakub. Setelah saudara-saudaranya melihat ayahnya lebih mengasihi Yusuf, mereka menjadi benci kepada Yusuf. Yusuf berada di situasi yang tidak menyenangkan, tapi apapun keadaannya Tuhan punya rencana buat semua.

on on Hits: 611

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 26 November 2023 Oleh Pdt. Peterus Rediwan

 

Yohanes 9:1-3 - [9:1] Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. [9:2] Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?" [9:3] Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.

 

Latar belakang orang buta.

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

PESAN GEMBALA 2026

Di akhir 2025 artinya seperempat dari abad 21 telah kita lampui. Ada kemajuan teknologi yang kita bisa saksikan dan alami yang membuat kita kewalahan mengikutinya tetapi di sisi lain begitu tergantung kepadanya. Selain itu, tetap saja ada keterbatasan dari semua kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa menjaga keamanan dan keselamatan manusia. Hidup dan mati tiap manusia tidak bisa diprediksi dengan seberapa akrabnya dia dengan teknologi keselamatan itu.

Di awal tahun 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) terus mengalami perkembangan pesat. Pada Januari 2025, beberapa perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan efisien. DeepSeek AI, OpenAI, dan Google DeepMind bersaing dalam menghadirkan model bahasa yang lebih kuat dengan kemampuan multimoda. Sementara itu, penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari semakin meluas, mulai dari otomatisasi pekerjaan hingga integrasi dalam perangkat pintar rumah tangga. Tidak heran bahkan sampai anak-anak kecil sangat mahir sekali menggunakan Gemini di telepon selular untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) mereka, daripada bersusah payah mencari literatur.

Pada tanggal 21 April 2025, pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meninggal di Vatikan. Dan bulan Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan sebelumnya, dikenal sebagai Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik.

Pada 25-28 Agustus, di Indonesia terjadi demonstrasi besar buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR menuntut pembubaran DPR, penolakan kenaikan gaji anggota DPR, dan kebijakan perburuhan lebih baik, yang berujung ricuh dan korban tewasnya pengemudi ojek online. 

Di penghujung November 2025, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.090 orang meninggal, 186 orang hilang, dan sekitar 7 ribu orang terluka.

Semua peristiwa terjadi silih berganti, belum lagi kalau berbicara kecelakaan moda transportasi. Tanggal 29 Januari 2025 terjadi tabrakan antara pesawat komersil American Eagle 5342 yang hendak mendarat di Bandara Ronald Reagen, Washington. Tragisnya, bertabrakan justru dengan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS, dan terjadi di ibukota negara maju yang notabene begitu canggih sistem radar dan teknologi keamanan penerbangannya. Dalam kecelakaan tersebut seluruh awak dan penumpang kedua pesawat itu menjadi korban.

Belum lagi, 12 Juni 2025 terjadi kecelakaan pesawat Air India, Penerbangan 171 yang baru saja mengudara (setelah 30 detik lepas landas). Pesawat kemudian kehilangan daya angkat dan jatuh di blok Asrama B.J. Medical College, Amhmedabad. Ironisnya, pesawat tersebut terbilang pesawat baru Boeing 787-8 yang tidak pernah punya riwayat insiden kecelakaan yang besar. Menewaskan setidaknya 269 orang, 241 orang di dalam pesawat dan 28 orang di darat.

Belum lagi moda transportasi darat: kecelakaan di jalan, baik tunggal ataupun karambol, tabrak belakang. Dan beberapa hari menjelang Natal kecelakaan bus terjadi 22 Desember 2025, di Simpang Tol Krapyak Semarang yang memakan korban 16 jiwa. Justru terjadi sesudah pintu tol Kalikangkung dan setelah pergantian kru bus.

Peristiwa demi peristiwa terjadi di sekitar kita dan menbuat kita kewalahan untuk mencerna dan memahaminya, tidak ada tempat yang aman di dunia ini. Tidak ada satu moda transportasi yang kebal terhadap musibah dan celaka dan kita harus menggunakannya dalam keseharian. Tapi kabar baiknya, ada ajakan dari Juruselamat (Yesus) kepada kita Matius 11:28,29 Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. (BIMK) Dalam terjemahan bahasa Inggris CEV …I will give you rest. …and you will find rest. Tuhan akan memberi kita istirahat, kita akan menemukan tempat istirahat. Tawaran ini bukan bicara tentang besok di dalam kekekalan, tetapi justru ketika kita masih di dunia dan masih harus bekerja dan beraktivitas.

Bagi kita jemaat COTW tahun 2025 menjadi Tahun Kairos (Tahun Kebetulan Ilahi) bagi kita. Kebetulan Ilahi bukan hanya terbatas tentang berkat yang kita bisa lihat dan ukur, tetapi sebetulnya ada banyak Kebetulan Ilahi yang kita alami. Tuhan luputkan dari yang jahat atau celaka, Tuhan beri kesehatan dan kesempatan baru. Tuhan beri hikmat untuk ambil keputusan sehingga terhindar dari kebuntungan. Ataupun Tuhan ijinkan kita lewati lembah air mata, untuk kita melihat bahwa manusia hidup juga dari setiap Firman yang kita imani dan alami. Tuhan menyertai lewat semua peristiwa besar dan kecil, dan mendatangkan keberuntungan/keselamatan buat kita.

Memasuki tahun 2026, kita tetap dan justru membutuhkan penyertaan Tuhan, dan Dia janjikan memberi kita Pengurapan Baru (Fresh Annointing). Urapan itu bagai pelumas yang melumasi mesin agar tetap berjalan dengan lancar dan halus. Pelumas itu juga menjaga mesin dalam suhu optimal, sehingga tidak terlalu panas. Pelumas juga menjaga agar gesekan yang ada tidak melukai tiap bagian. Tetapi lebih dari itu, kita perlu mengenal bahwa Urapan Baru itu keluar dari Satu Pribadi Allah sendiri, Roh Kudus. Biarlah seluruh jemaat makin mengenali Pribadi itu secara personal, mengalami Roh Kudus bukan hanya sebagai bagian dari liturgi ibadah di gereja yang formal.   

Mengenal Roh Kudus lewat tiap sisi kehidupan kita yang dijamah dan diurapi oleh-Nya. Kita butuh sukacita, kita butuh ketulusan hati, kita butuh hikmat, kita butuh pimpinan dan pengajaran, namun kita juga butuh kelegaan, damai sejahtera dan keintiman. Kita butuh iman dan penyingkapan rahasia Ilahi dalam hidup ini. Mazmur 92:11 Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru; Marilah kita alami Tuhan Yesus Kristus lewati tahun 2026, dalam Pengurapan Baru (Fresh Annointing). 

Rhema Hari Ini

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.