on on Hits: 328

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 10 September 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Ada pilihan di depan kita. Kita menghadapi fakta memang, tapi mana yang lebih kita ijinkan diterapkan dalam hidup kita, perkataan fakta atau perkataan firman? Ketika Tuhan sampaikan firman, Tuhan kita bukan sekadar Tuhan perkataan, tapi Tuhan kita adalah Tuhan kuasa. Ketika kita percaya perkataan-Nya, itulah yang akan jadi.

 

Ibrani 4:9 - Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. Hari ketujuh adalah Sabat, perhentian. Dalam Markus 2 Yesus katakan Sabat diciptakan untuk manusia, bukan manusia untuk Sabat. Bicara hari perhentian atau kelegaan bukan hanya besok di sorga, selama masih di bumi, Tuhan berkata masih tersedia kelegaan yang Yesus sediakan. Ibrani 4:1,2, permasalahannya, perhentian (rest) tidak dialami semua orang. Ada banyak orang tahu firman, tapi firman itu tidak bertumbuh bersama-sama dengan iman, firman hanya menjadi pengetahuan saja. Jangan hanya sekadar tahu firman, tapi alami kenyataan Allah, sorga turun, datanglah Kerajaan-Mu di bumi seperti di sorga.

on on Hits: 381

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 3 September 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Kristus yang berbicara adalah Kristus yang berkuasa. 2 Korintus 13:3 - Karena kamu ingin suatu bukti, bahwa Kristus berkata-kata dengan perantaraan aku, dan Ia tidak lemah terhadap kamu, melainkan berkuasa di tengah-tengah kamu. Pengertian Ia tidak lemah terhadap kamu: Tuhan tidak pernah putus asa terhadap hidup kita. Seringkali kita mudah putus asa dengan diri sendiri. Ijinkan mindset kita diubah. Ingat, ketika Dia berfirman, Dia berkuasa, sesederhana perkataan Kristus kita taruh dalam hati menjadi iman kita. Kita punya kekuatan terbatas, tapi ketika Kristus berfirman Yesaya 55:11 mengatakan: demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. Apakah kita ijinkan firman menjadi iman?

on on Hits: 617

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 27 Agustus 2023 Oleh Pdp. Santi Lamba

 

Mazmur 85:8-9 - [85:8] Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya TUHAN, dan berikanlah kepada kami keselamatan dari pada-Mu! [85:9] Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?

 

Judul perikop Mazmur 85 Doa mohon Israel dipulihkan. Latar belakangnya, bangsa Israel yang dengan bangga menyebut kami bangsa pilihan Tuhan terpecah menjadi 2 kerajaan. Kerajaan Utara (Israel) dibuang ke Asyur, Kerajaan Selatan (Yehuda) dibuang ke Babel. Ketika ada di pembuangan, mereka merindukan Tuhan untuk memperlihatkan kasih setia-Nya kepada mereka. Mereka berdoa berikanlah keselamatan untuk kami. Saat itu mereka memohon untuk dipulihkan. Berbicara tentang kata dipulihkan berarti sebelumnya bagus, kemudian rusak, kemudian dikembalikan kepada keadaan semula. Keadaan  mereka sebelumnya, mereka menyebut kami adalah bangsa pilihan Tuhan, mereka melakukan sesuatu, kemudian mereka dibuang ke Asyur dan Babel. Keadaan mereka tidak baik, mereka memohon Tuhan pulihkan kami. Dipulihkan artinya dikembalikan seperti keadaan yang semula, diperbaiki dari kerusakan-kerusakan sehingga kembali kepada kedaan yang lebih baik.

 

Bagaimana keadaan kita saat ini?

on on Hits: 386

Ringkasan Khotbah Ibadah Peringatan HUT RI ke-78, Minggu Pagi 20 Agustus 2023 oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Filipi 3:13,14 - [3:13] Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, [3:14] dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

 

Rasul Paulus punya pengalaman dididik menurut pendidikan terbaik (ayat 4,5). Dia bersyukur kalau dia boleh ada dalam rencana Allah bukan karena pendidikan yang tinggi, bukan karena kekuatannya. Dia ada dalam rencana Allah karena kasih karunia Allah, karena iman kepada Kristus yaitu kebenaran Allah yang dianugrahkan (ayat 9). Kalau sepertinya saat ini kita sedang tidak berdaya, teruslah bergerak maju, tetap fokus pada Tuhan.

on on Hits: 355

Ringkasan khotbah Minggu pagi, 13 Agustus 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Kita dipanggil masuk dalam rencana keselamatan. Tuhan bukan hanya memanggil orang-orang tertentu saja, Tuhan bisa pakai semua orang, asal mau tersedia. Firman sedang menjaga kita sampai tujuan. Tuhan paling tahu hidup kita, Tuhan ingin kita mencapai kemaksimalan. Di dalam kemaksimalan yang Tuhan rancangkan, tetap ada upahnya.

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

PESAN GEMBALA 2026

Di akhir 2025 artinya seperempat dari abad 21 telah kita lampui. Ada kemajuan teknologi yang kita bisa saksikan dan alami yang membuat kita kewalahan mengikutinya tetapi di sisi lain begitu tergantung kepadanya. Selain itu, tetap saja ada keterbatasan dari semua kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa menjaga keamanan dan keselamatan manusia. Hidup dan mati tiap manusia tidak bisa diprediksi dengan seberapa akrabnya dia dengan teknologi keselamatan itu.

Di awal tahun 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) terus mengalami perkembangan pesat. Pada Januari 2025, beberapa perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan efisien. DeepSeek AI, OpenAI, dan Google DeepMind bersaing dalam menghadirkan model bahasa yang lebih kuat dengan kemampuan multimoda. Sementara itu, penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari semakin meluas, mulai dari otomatisasi pekerjaan hingga integrasi dalam perangkat pintar rumah tangga. Tidak heran bahkan sampai anak-anak kecil sangat mahir sekali menggunakan Gemini di telepon selular untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) mereka, daripada bersusah payah mencari literatur.

Pada tanggal 21 April 2025, pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meninggal di Vatikan. Dan bulan Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan sebelumnya, dikenal sebagai Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik.

Pada 25-28 Agustus, di Indonesia terjadi demonstrasi besar buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR menuntut pembubaran DPR, penolakan kenaikan gaji anggota DPR, dan kebijakan perburuhan lebih baik, yang berujung ricuh dan korban tewasnya pengemudi ojek online. 

Di penghujung November 2025, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.090 orang meninggal, 186 orang hilang, dan sekitar 7 ribu orang terluka.

Semua peristiwa terjadi silih berganti, belum lagi kalau berbicara kecelakaan moda transportasi. Tanggal 29 Januari 2025 terjadi tabrakan antara pesawat komersil American Eagle 5342 yang hendak mendarat di Bandara Ronald Reagen, Washington. Tragisnya, bertabrakan justru dengan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS, dan terjadi di ibukota negara maju yang notabene begitu canggih sistem radar dan teknologi keamanan penerbangannya. Dalam kecelakaan tersebut seluruh awak dan penumpang kedua pesawat itu menjadi korban.

Belum lagi, 12 Juni 2025 terjadi kecelakaan pesawat Air India, Penerbangan 171 yang baru saja mengudara (setelah 30 detik lepas landas). Pesawat kemudian kehilangan daya angkat dan jatuh di blok Asrama B.J. Medical College, Amhmedabad. Ironisnya, pesawat tersebut terbilang pesawat baru Boeing 787-8 yang tidak pernah punya riwayat insiden kecelakaan yang besar. Menewaskan setidaknya 269 orang, 241 orang di dalam pesawat dan 28 orang di darat.

Belum lagi moda transportasi darat: kecelakaan di jalan, baik tunggal ataupun karambol, tabrak belakang. Dan beberapa hari menjelang Natal kecelakaan bus terjadi 22 Desember 2025, di Simpang Tol Krapyak Semarang yang memakan korban 16 jiwa. Justru terjadi sesudah pintu tol Kalikangkung dan setelah pergantian kru bus.

Peristiwa demi peristiwa terjadi di sekitar kita dan menbuat kita kewalahan untuk mencerna dan memahaminya, tidak ada tempat yang aman di dunia ini. Tidak ada satu moda transportasi yang kebal terhadap musibah dan celaka dan kita harus menggunakannya dalam keseharian. Tapi kabar baiknya, ada ajakan dari Juruselamat (Yesus) kepada kita Matius 11:28,29 Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. (BIMK) Dalam terjemahan bahasa Inggris CEV …I will give you rest. …and you will find rest. Tuhan akan memberi kita istirahat, kita akan menemukan tempat istirahat. Tawaran ini bukan bicara tentang besok di dalam kekekalan, tetapi justru ketika kita masih di dunia dan masih harus bekerja dan beraktivitas.

Bagi kita jemaat COTW tahun 2025 menjadi Tahun Kairos (Tahun Kebetulan Ilahi) bagi kita. Kebetulan Ilahi bukan hanya terbatas tentang berkat yang kita bisa lihat dan ukur, tetapi sebetulnya ada banyak Kebetulan Ilahi yang kita alami. Tuhan luputkan dari yang jahat atau celaka, Tuhan beri kesehatan dan kesempatan baru. Tuhan beri hikmat untuk ambil keputusan sehingga terhindar dari kebuntungan. Ataupun Tuhan ijinkan kita lewati lembah air mata, untuk kita melihat bahwa manusia hidup juga dari setiap Firman yang kita imani dan alami. Tuhan menyertai lewat semua peristiwa besar dan kecil, dan mendatangkan keberuntungan/keselamatan buat kita.

Memasuki tahun 2026, kita tetap dan justru membutuhkan penyertaan Tuhan, dan Dia janjikan memberi kita Pengurapan Baru (Fresh Annointing). Urapan itu bagai pelumas yang melumasi mesin agar tetap berjalan dengan lancar dan halus. Pelumas itu juga menjaga mesin dalam suhu optimal, sehingga tidak terlalu panas. Pelumas juga menjaga agar gesekan yang ada tidak melukai tiap bagian. Tetapi lebih dari itu, kita perlu mengenal bahwa Urapan Baru itu keluar dari Satu Pribadi Allah sendiri, Roh Kudus. Biarlah seluruh jemaat makin mengenali Pribadi itu secara personal, mengalami Roh Kudus bukan hanya sebagai bagian dari liturgi ibadah di gereja yang formal.   

Mengenal Roh Kudus lewat tiap sisi kehidupan kita yang dijamah dan diurapi oleh-Nya. Kita butuh sukacita, kita butuh ketulusan hati, kita butuh hikmat, kita butuh pimpinan dan pengajaran, namun kita juga butuh kelegaan, damai sejahtera dan keintiman. Kita butuh iman dan penyingkapan rahasia Ilahi dalam hidup ini. Mazmur 92:11 Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru; Marilah kita alami Tuhan Yesus Kristus lewati tahun 2026, dalam Pengurapan Baru (Fresh Annointing). 

Rhema Hari Ini

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.