Semua Diawali Oleh Tuhan
Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 10 November 2024 Oleh Pdt. Andrew M. Assa
Tetaplah menari, beradaptasilah dengan segala keadaan karena engkau tidak pernah tahu akhir tarianmu. Yusuf ketika dia ada di kemah ayahnya, dia bersukacita, menari sebagai anak yang paling disayang. Tetapi, di dalam keseharian dia tetap “menari”, menikmati ikut menggembalakan domba bersama kakak-kakaknya. Dia tidak malas. Dia tetap “menari” ketika disuruh ayahnya untuk mengantarkan bekal untuk kakak-kakaknya dengan memakai jubah maha indah. Dia tahu itu mungkin bisa jadi masalah bagi kakak-kakaknya. Benar saja, jubahnya kemudian dirobek, dia dimasukkan ke dalam sumur tua. Dia tidak marah, tidak menggugat tentang Allah Yang Mahakuasa, dia tetap “menari” dalam pimpinan Tuhan. Karena memang dia terima pewahyuan dari Tuhan bahwa dia akan jadi pemimpin dan bukan menjadi ekor. Yusuf kemudian dijual jadi budak....

