Tidak Ada Yang Bisa Melawan Allah

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu, 1 Juli 2018 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Wahyu 3:7b - apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.

Kalau Allah sudah punya kehendak, orang mungkin berusaha untuk menutup tapi tidak ada yang bisa menutup. Ketika kita berusaha membukanya dengan sekuat tenaga pun tidak bisa; tidak ada yang bisa melawan Allah. Kalau Allah menutup pintu, Allah bermaksud melindungi milik kepunyaan-Nya--setiap kita adalah milik kepunyaan-Nya. Allah sudah taruh perkara yang luar biasa tapi untuk memperolehnya, untuk menerima semua yang disediakan Allah, kita perlu iman.

2 Tawarikh 6:21, ini adalah doa Salomo ketika ia mentahbiskan pembangunan Bait Allah. Salomo selalu punya doa, setiap kali umat-Mu berdoa di Bait Allah, Engkau mendengar dan menjawab doa mereka. Ketika kita sadar Ia sudah membeli kita, kita adalah Bait Allah yang kudus. Ketika kita berdoa, kita akan dapati kalau Tuhan sudah membuka tidak ada yang bisa menutup dan kalau Tuhan sudah menutup tidak ada yang bisa membuka.

Kerajaan Sorga Ada di Tengah-tengah Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 17 Juni 2018 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Lukas 17:20,21 - [17:20] Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, [17:21] juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu."

Berapa banyak kali kita terfokus pada sesuatu yang lahiriah, kita ini terbatas, tapi ketika tergabung dengan Yesus, kita tergabung dengan kuasa yang tidak terbatas. Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, dan seringkali kalau ada dalam rencana Tuhan, banyak pintu tertutup dan kita bertanya mana kenyataannya katanya Tuhan membuka pintu.

Kerajaan Sorga ada di tengah-tengah kita.

Tuhan Memperhadapkan Pada Setiap Kita Pintu yang Terbuka

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 3 Juni 2018 - Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Hagai 2:6-9.

Tuhan akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat, dan bangsa-bangsa, namun Tuhan buat perbedaan bagi orang yang melekat pada Yesus--pokok anggur yang benar, Tuhan ingin kembalikan kemuliaan-Nya atas rumah Tuhan (gereja/hidup kita). Kadang kita disusahkan karena kita orang Kristen/pengikut Kristus (Ul. 28:10), tetaplah tinggal dalam Tuhan.

Iblis paling senang mendakwa kita (Wah. 12:10), sehingga orang percaya lebih fokus pada kondisinya dan tidak memperkatakan firman Allah. Tuhan memberi kita kuasa, patahkan siasat iblis dengan menaklukkan pikiran ini kepada ketaatan Kristus (2 Kor. 10:5 - ... and bringing into captivity every thought to the obedience of Christ - KJV).

Wahyu 12:11, patahkan dakwaan iblis dengan darah Anak Domba Allah dan kesaksian kita. Iblis seringkali mendakwa kita dengan hukum Taurat, kalau kita perhadapkan diri kita pada hukum Taurat, tidak ada yang sempurna, tapi Yesus telah genapi di kayu salib semua tuntutan hukum Taurat yang seharusnya kita bayar. Kolose 2:14 - Blotting out the handwriting of ordinances [hukum tulisan tangan/hukum Taurat] that was against us, ....

Masuki Pintu Yang Terbuka Dengan Iman

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 10 Juni 2018 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Wahyu 3:8 - Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

Kalau Tuhan yang membuka pintu tidak ada seorang pun atau satu kuasa pun yang bisa menutupnya. Tuhan tahu kondisi kita, ketika mendengar firman Allah, meresponi dan setuju dengan firman Allah, bagaimana pun kondisinya, firman sanggup menjadikan dari yang tidak ada menjadi ada. Contoh: Maria (Lukas 1:38); Allah perhitungkan iman Abraham sebagai kebenaran (Roma 4). Dimulai dari percaya dan kemudian punya tindakan iman tidak menyangkal nama Tuhan.

Ulangan 33:3. Ketika kita percaya firman, hidup kita dalam tangan Tuhan. Ketika Tuhan menggenapi firman-Nya untuk memulihkan umat-Nya, Tuhan punya banyak cara, bahkan kalau Ia berfirman orang kafir pun akan taat untuk melaksanakan rencana-Nya.

Pengantinnya Yesus Adalah Gereja Yang Memuji, Menyembah dan Berdoa

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 27 Mei 2018 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Mazmur 91:1-5.

Ketika Daud beserta enam ratus orang dan keluarganya yang mengikutinya sedang bersembunyi di padang gurun Maon, raja Saul dan ribuan pasukannya di sisi lain padang gurun sedang mengejar akan menangkapnya. Daud alami Allah melepaskannya dari raja Saul karena ia menjadikan Allah Yang Mahatinggi (El Elyon) sebagai tempat perlindungannya dan Allah Yang Mahakuasa (El Shadai - di dalam kemahakuasaan-Nya Dia suplai lengkap semua yang kita butuhkan) sebagai tempat perteduhannya. Daud alami Tuhan yang meluputkan dari teror (usaha untuk menakut-nakuti) (ay. 5). Ketika Daud dan raja Saul hampir bertemu di padang gurun Maon, ada peristiwa di ibukota sehingga raja Saul dan pasukannya harus kembali ke ibukota. Tuhan bisa sediakan “kebetulan-kebetulan” dalam hidup kita kalau kita menjadikan Tuhan tempat perteduhan dan tetap mengandalkan Tuhan.