on on Hits: 44

Ringkasan Khotbah Ibadah Paskah, 4 April 2021 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Lewat kematian Yesus Kristus, Allah memberikan kekudusan-Nya kepada kita. Lewat kematian-Nya, Kristus menanggung segala cemar dan dosa kita, dan kekudusan Kristus diberikan pada yang percaya. Kita punya kepastian mewarisi Kerajaan Sorga, namun selama kita masih ada di dunia, kita juga mengalami pengudusan:

on on Hits: 102

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 28 Maret 2021 - Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika kita melihat fakta dan rasanya gagal menemukan harapan kita, pandanglah Tuhan Yesus, lihatlah firman Allah. Ketika kita fokus kepada firman, kabar baiknya firman adalah sumber segala sesuatu.

Mazmur 16:8 - Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Kadangkala kalau kita melihat situasi, situasi bisa sangat merubah suasana hati. Suasana hati mengubah cara kita memandang situasi. Ketika kita berharap hanya kepada fakta, fakta seringkali mengecewakan. Mari kita memandang hanya kepada Tuhan. I have set the LORD always before me: ... [KJV]. Saya selalu taruh Tuhan di depan saya, kabar baiknya kita hanya akan memantulkan kemuliaan Tuhan. Apa yang kita taruh selalu di depan kita?

on on Hits: 83

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 21 Maret 2021 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Mazmur 27:8 [NCV], “My heart said of You, “Go, worship Him.” So I come to worship You, LORD.” Penyembahan bukan soal kepandaian bernyanyi, tapi  penyembahan adalah saat kita berikan apa yang bisa kita berikan. Dalam terjemahan NLT, “My heart has heard You say, “Come and talk with Me.” And my heart responds, “LORD, I am coming.” Datang dan berbincanglah dengan Tuhan. Semakin kita kenal Tuhan, semakin kita tahu hati-Nya. Mazmur 27:10, Daud menghadapi fakta tidak enak. Tetapi Daud aman dalam kata-kata Tuhan, di hadapan penilaian Tuhan. Mazmur 27:13, “Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!” Selama di dunia, Tuhan tidak pernah terlambat menjawab doa kita.

on on Hits: 45

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 14 Maret 2021 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika berbicara tentang menghidupi iman dan mengimani kehidupan, itu artinya setiap hari ada perubahan, peningkatan menjadi lebih baik.  Keluaran 3:15 - Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.

Di dalam Alkitab beberapa kali Tuhan memperkenalkan diri kepada umat-Nya: Aku Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub. Padahal kita tahu Yakub artinya penipu, pengganti, penyerobot. Mazmur 46:8,12, kalau bicara tentang Allah perlindungan, Allah berkata: kota benteng kita ialah Allah Yakub. Kenapa tidak disebutkan Allah Israel, Allah Abraham atau Allah Ishak? Kenapa Tuhan secara khusus menyebutkan Dia Allah Yakub?

on on Hits: 90

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 7 Maret 2021 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Hidupi iman dan imani kehidupan. Kejadian 12:1-3, [12:1] Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Saat Abram dipimpin Tuhan, ia tidak langsung diberi tahu kemana tujuannya. Seperti tahun 2021, kita tidak tahu jadi apa hidup kita. Tetapi percayakan hidup pada Tuhan, semua telah diatur sempurna. [12:2] “Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.” Abram tidak tahu bagaimana caranya menjadi bangsa yang besar karena ia sudah mati pucuk dan istrinya menopause. Ijinkan realita ilahi masuk dalam hidup kita. [12:3] “Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." Tidak perlu memusingkan orang yang berbuat jahat pada kita. Pusat hidup kita adalah janji Allah.

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

Terpujilah Tuhan! Hari demi hari Ia menanggung bagi kita; Allah adalah keselamatan kita. Sela. Mazmur 68:20

 

Kesetiaan Tuhan itulah yang menjaga kita untuk bisa melewati tahun yang sukar dibawah ancaman pandemi Covid-19.  Kita masuki 2022 bersama Tuhan, pencipta langit dan bumi.Tema gereja di tahun 2022 adalah: GOD OF TIME AND SPACE (Tuhan atas Ruang dan Waktu). 

 

Hidup kita dibatasi oleh ruang. Kita berada dalam 3 dimensi: panjang, lebar dan tinggi/dalam.  Pandangan, pendengaran, dan kekuatan kita dibatasi oleh 3 dimensi tersebut.  Walaupun manusia dengan teknologinya berusaha untuk mengatasi keterbatasan alamiah tersebut, tetapi masih banyak hal serta dimensi yang tidak bisa kita jangkau.Kedua, manusia dibatasi oleh dimensi waktu, bahkan untuk hal ini manusia baru hanya bisa berimajinasi mempunyai “mesin waktu”, yang bisa kembali kemasa lalu atau meluncur kemasa depan. Teori memang dapat merumuskannya, tetapi kenyataan faktual belum bisa mewujudkan penguasaan manusia terhadap waktu.  Kita hanya bisa menjalani hari demi hari secara konsisten. 

 

Kabar baiknya, dengan iman kita percaya bahwa Tuhan-lah pencipta semua itu. Ini bisa dibuktikan bahkan dari ayat pertama dalam Alkitab, dalam Kejadian 1:1, “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi”.  Ada 5 hal terkandung diayat ini: 

“Pada mulanya” – sebelum ada segala sesuatu, termasuk sebelum ada waktu (karena waktu adalah ciptaan Allah).

“Allah” – the great I’am, DIA-lah Sang Kuasa itu

“menciptakan” – menunjukkan kuasa-Nya, mengadakan dari tidak ada menjadi ada.

“langit” – space, bicara tentang ruang yang tak terbatas.

“dan bumi” – benda, wujud apapun di bawah kolong langit ini, baik benda mati maupun mahluk hidup.

Yohanes 1:1-3 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

 

Allah, itulah yang berfirman kepada kita. Dan saat kita responi Firman-Nya serta taklukkan diri untuk menaati-Nya, kita sebenarnya sedang masuk kedalam kuasa yang besar itu. Kita menjadi sefrekuensi dengan DIA. Disanalah kuasa Ilahi-Nya dapat bekerja, mengubahkan kita, menolong kita, bahkan memberi kita kuasa untuk menggenapi seluruh kehendak-Nya, kita alami kemaksimalan hidup.

 

Karena itu, masuki tahun 2022 dengan iman pada Tuhan dan Firman-Nya.  Kepada Yesus, Firman yang telah menjelma menjadi manusia dan berdiam (Imanuel) diantara kita. Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;  (Yohanes 1:16)

 

Allah atas Ruang dan Waktu akan menjadi pengalaman pribadi setiap kita (khususnya jemaat COTW) yang mau datang ke bawah naungan kuasa-Nya.Yesaya 65:24 Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya.

Rhema Hari Ini

melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Filipi 2:7-8

Rendahkanlah diri kita di hadapan DIA yang sudah merendahkan diri untuk kita.