on on Hits: 83

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 5 Juni 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Yohanes 14:16, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,” Yesus yang meminta kepada Bapa untuk memberikan Roh Kudus bagi setiap kita. Yohanes 14:17, percaya Roh Kudus diam di dalam kita. Seringkali kita mulai terjebak keraguan dan ketakutan. Kisah Para Rasul 2:1-4, bukan soal upaya satu manusia atau penumpangan tangan seorang pendeta, Roh Kudus adalah pemberian Bapa, atas permintaan Yesus sendiri. Kita bisa mengaku Yesus adalah Tuhan karena Roh Kudus sudah ada di dalam kita. dan Roh Kudus yang sama yang akan membuat kita memahami waktu-Nya Tuhan, langkah-langkah Allah yang tidak bisa dipahami logika manusia. 

on on Hits: 151

 Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 29 Mei 2022 – Oleh Pdp. Santi Lamba

 

Lukas 7:16 - Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."

 

Kata-kata ini tidak muncul begitu saja, karena nubuatan tentang datangnya Mesias ini telah lama dinanti. Dan benar-benar digenapi di dalam Yesus, Sang Mesias. Alkitab yang ditulis adalah janji Allah yang ya dan amin. Hari ini pun Allah sanggup genapi firman Allah. Allah mengunjungi umat-Nya hendak memberi keselamatan dan pertolongan. Kapan?

on on Hits: 102

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 22 Mei 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tabut Perjanjian berisi tiga benda yaitu: dua loh batu—bicara tentang firman Tuhan, tongkat Harun yang bertunas—bicara tentang kepemimpinan Tuhan dan bokor berisi manna—bicara tentang penyediaan Tuhan. Umat Allah berontak terhadap firman, kepada kepemimpinan Tuhan dan tidak percaya bahkan tidak menghargai penyediaan Tuhan. Itu sebabnya Tuhan berkata kepada Musa untuk membuat tabut perjanjian, taruh benda-benda itu di dalam dan di atasnya tutupi dengan tutupan pendamaian (mercy seat) yang di atasnya ada 2 malaikat. Tutupan pendamaian menggunakan kata kapporeth (bhs. Ibrani), Keluaran 25:17. Dalam Perjanjian Baru menggunakan kata hilasterion, ditulis dalam Ibrani 9:5 dan Roma 3:25 - Yesus menjadi jalan pendamaian. Pemberontakan kita harus masuk ke dalam kotak dan harus ditutup oleh tutupan pendamaian. Kristuslah yang mendamaikan kita dengan Allah. Kita memang masih ada di bumi, tapi percayalah firman Tuhan, percayalah kepemimpinan Tuhan dan terimalah penyediaan Allah. Efesus 1:10, ketika Yesus damaikan kita dengan Allah, itu bukan hanya bicara soal rohani tapi segala sesuatu di bumi dan di sorga. Lawatan Allah akan terjadi bagi mereka yang percaya dan mereka akan menerima. Karena banyak orang tahu tentang agamanya tapi tidak pernah mengalaminya. Kabar baiknya, Yesus tersedia untuk melawat semua orang. Lawatan Allah bisa terjadi dalam keseharian dan terus makin bertumbuh.

on on Hits: 95

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 15 Mei 2022 Oleh Pdt. Peterus Rediwan

Bicara tentang melawat, dalam Perjanjian Baru artinya perjumpaan Allah dengan manusia yang disertai dengan tindakan Allah. Allah tidak sekedar basa-basi saat berjumpa dengan manusia, selalu ada dampak terhadap umat-Nya.

Yohanes 4:3-7, perempuan Samaria ditafsirkan bukan perempuan yang ‘baik-baik saja’. Ia pernah memiliki 5 suami dan bahkan saat itu tinggal bersama laki-laki yang bukan suaminya. Kejadian 24:11, ada suatu kebiasaan perempuan menimba air petang hari agar tidak panas. Perempuan Samaria ini memilih menimba air di siang hari yang terik, karena ia menghindari pergunjingan.

on on Hits: 103

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 8 Mei 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Kesanggupan ilahi hanya dibatasi oleh kehendak bebas kita. Ketika kehendak bebas kita menolak atau tidak sefrekuensi dengan Dia, maka kesanggupan-Nya itu justru dibatasi oleh kehendak kita sendiri. Permasalahannya, Tuhan Mahakuasa, tapi berapa banyak kali manusia tidak satu frekuensi dengan ke-Mahakuasaannya Tuhan. Apakah hidup kita tersedia buat Tuhan? Ketika kita membuka hati untuk Tuhan dan Roh Kudus bekerja, Roh Allah akan membuat kita satu frekuensi dengan Tuhan.

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

Terpujilah Tuhan! Hari demi hari Ia menanggung bagi kita; Allah adalah keselamatan kita. Sela. Mazmur 68:20

 

Kesetiaan Tuhan itulah yang menjaga kita untuk bisa melewati tahun yang sukar dibawah ancaman pandemi Covid-19.  Kita masuki 2022 bersama Tuhan, pencipta langit dan bumi.Tema gereja di tahun 2022 adalah: GOD OF TIME AND SPACE (Tuhan atas Ruang dan Waktu). 

 

Hidup kita dibatasi oleh ruang. Kita berada dalam 3 dimensi: panjang, lebar dan tinggi/dalam.  Pandangan, pendengaran, dan kekuatan kita dibatasi oleh 3 dimensi tersebut.  Walaupun manusia dengan teknologinya berusaha untuk mengatasi keterbatasan alamiah tersebut, tetapi masih banyak hal serta dimensi yang tidak bisa kita jangkau.Kedua, manusia dibatasi oleh dimensi waktu, bahkan untuk hal ini manusia baru hanya bisa berimajinasi mempunyai “mesin waktu”, yang bisa kembali kemasa lalu atau meluncur kemasa depan. Teori memang dapat merumuskannya, tetapi kenyataan faktual belum bisa mewujudkan penguasaan manusia terhadap waktu.  Kita hanya bisa menjalani hari demi hari secara konsisten. 

 

Kabar baiknya, dengan iman kita percaya bahwa Tuhan-lah pencipta semua itu. Ini bisa dibuktikan bahkan dari ayat pertama dalam Alkitab, dalam Kejadian 1:1, “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi”.  Ada 5 hal terkandung diayat ini: 

“Pada mulanya” – sebelum ada segala sesuatu, termasuk sebelum ada waktu (karena waktu adalah ciptaan Allah).

“Allah” – the great I’am, DIA-lah Sang Kuasa itu

“menciptakan” – menunjukkan kuasa-Nya, mengadakan dari tidak ada menjadi ada.

“langit” – space, bicara tentang ruang yang tak terbatas.

“dan bumi” – benda, wujud apapun di bawah kolong langit ini, baik benda mati maupun mahluk hidup.

Yohanes 1:1-3 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

 

Allah, itulah yang berfirman kepada kita. Dan saat kita responi Firman-Nya serta taklukkan diri untuk menaati-Nya, kita sebenarnya sedang masuk kedalam kuasa yang besar itu. Kita menjadi sefrekuensi dengan DIA. Disanalah kuasa Ilahi-Nya dapat bekerja, mengubahkan kita, menolong kita, bahkan memberi kita kuasa untuk menggenapi seluruh kehendak-Nya, kita alami kemaksimalan hidup.

 

Karena itu, masuki tahun 2022 dengan iman pada Tuhan dan Firman-Nya.  Kepada Yesus, Firman yang telah menjelma menjadi manusia dan berdiam (Imanuel) diantara kita. Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;  (Yohanes 1:16)

 

Allah atas Ruang dan Waktu akan menjadi pengalaman pribadi setiap kita (khususnya jemaat COTW) yang mau datang ke bawah naungan kuasa-Nya.Yesaya 65:24 Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya.

Rhema Hari Ini

Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.

Kejadian 39:2

Situasi boleh tidak mendukung, tapi penyertaan Tuhan membuat kita berhasil, dan menjadi berkat bagi orang lain.